Abstrak


Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Materi Lingkaran Siswa Kelas VIII SMP Negeri Kota Surakarta


Oleh :
Aulia Al Hatta - K1322024 - Fak. KIP

Aulia Al Hatta. K1322024. Pembimbing: Ira Kurniawati, S.Si, M.Pd. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI LINGKARAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SURAKARTA. Tugas akhir, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juli 2026. Penelitian ini berfokus pada pengembangan bahan ajar interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Pembelajaran Mendalam pada materi lingkaran untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 24 Tahun Ajaran 2025/2026. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan hasil pengembangan bahan ajar interaktif yang memenuhi kriteria valid dan praktis serta mengukur efektivitas bahan ajar dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII F SMP Negeri 24 Surakarta. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) proses pengembangan bahan ajar interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Pembelajaran Mendalam menggunakan model pengembangan ADDIE yang dirancang melalui aplikasi Canva dan diintegrasikan ke dalam situs web Heyzine dalam bentuk e-book interaktif; (2) validasi materi memperoleh rata-rata skor sebesar 0,71 yang termasuk dalam kategori tingkat valididtas tinggi dan validasi media memperoleh rata-rata skor sebesar 0,69 yang temasuk dalam kategori tingkat validitas tinggi; (3) respon guru memperoleh skor rata-rata dengan persentase sebesar 84 persen yang termasuk dalam kategori sangat praktis; (4) respon siswa memperoleh skor rata-rata dengan persentase sebesar 76 persen yang termasuk dalam kategori praktis; (5) peningkatan pemahaman konsep matematika siswa ditunjukan melalui ketuntasan klasikal sebesar 78 persen atau perolehan nilai N-Gain sebesar 0,78 dengan kategori peningkatan tinggi. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan Pembelajaran Mendalam yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, serta cocok digunakan untuk memperdalam pemahaman materi lingkaran bagi kelas VIII SMP