Abstrak
KONSTRUKSI IDENTITAS PEREMPUAN BERDAYA FINANSIAL DAN RESEPSI AUDIENS TERHADAP KONTEN FINANCIAL LITERACY PADA MEDIA SOSIAL
Oleh :
Devi Dwi Nur Tanti - D0222028 - Fak. ISIP
Perkembangan konten literasi
keuangan di media sosial telah menghadirkan berbagai representasi mengenai
perempuan berdaya finansial. Meskipun sering dikaitkan dengan kemandirian
ekonomi masih perlu dikaji bagaimana identitas perempuan berdaya finansial dikonstruksi
dalam konten tersebut serta nilai-nilai gender yang menyertainya. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi identitas perempuan berdaya
finansial melalui representasi perempuan pada akun Instagram @pritaghozie, dan bagaimana
audiens memaknai representasi tersebut. Penelitian ini menggunakan perspektif
Konstruksi Sosial atas Realitas, konsep representasi dan performativitas gender.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengidentifikasi
tema-tema konten literasi keuangan dan analisis resepsi audiens dengan model encoding-decoding.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun Instagram @pritaghozie mengkonstruksi
identitas perempuan berdaya finansial melalui konten-kontennya, yaitu The
Nurturing Provider, The Smart Money Manager, The Empowered Women,
The Financially Independent Women, The Financially Adaptive Women, The
Financial Partner. Melalui tema-tema konten tersebut, perempuan
direpresentasikan sebagai sosok yang mandiri secara ekonomi, rasional,
produktif, mampu mengambil keputusan finansial, memiliki orientasi jangka
panjang, dan tetap menjalankan peran rumah tangga, serta pengasuhan. Temuan
penelitian menunjukkan bahwa konstruksi tersebut mengarah pada bentuk hybrid
femininity, yang bukan hanya menunjukkan pencairan batas gender (gender
fluidity) melainkan memperlihatkan beban peran ganda yang dituntut
dijalankan perempuan secara bersamaan. Pada analisis resepsi, hasil penelitian
menunjukkan bahwa audiens memaknai konten perempuan berdaya finansial dalam
tiga posisi pembacaan, yaitu dominant reading, negotiated reading,
dan oppositional reading. Posisi dominant-hegemonic reading menjadi
bentuk pemaknaan yang paling dominan yang ada dalam unggahan konten akun
Instagram @pritaghozie. Sebagian besar audiens menerima pesan mengenai
pentingnya literasi keuangan, perencanaan keuangan keluarga, pengelolaan
pengeluaran, dan kemandirian finansial perempuan. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa media sosial berperan dalam mengkonstruksi realitas sosial mengenai
perempuan ideal masa kini, sekaligus menegaskan bahwa literasi finansial
menjadi medium baru tempat beban peran ganda perempuan modern dinegosiasikan
dan direproduksi di ruang digital.