Abstrak
Penerapan Akupresur Untuk Mengurangi Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja PT X Proyek Konstruksi Gedung DPRD DIY
Oleh :
Eka Rahmawati - V8122106 - Sekolah Vokasi
Pekerja finishing konstruksi berisiko mengalami keluhan nyeri
otot akibat postur kerja statis, gerakan repetitif, dan beban fisik tinggi.
Survei awal menunjukkan adanya keluhan nyeri otot,
terutama pada punggung bawah, leher, dan bahu. Kondisi tersebut menunjukkan
perlunya upaya pengendalian, salah satunya melalui akupresur sebagai intervensi
nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan
mengetahui pengaruh akupresur terhadap keluhan nyeri otot pada pekerja PT X
Proyek Konstruksi Gedung DPRD DIY. Penelitian ini merupakan quasi
experimental dengan desain non-equivalent control group design.
Sampel berjumlah 60 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling,
terbagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi masing-masing 30
responden. Intervensi akupresur diberikan pada leher, bahu, dan punggung bawah selama
1–2 menit per titik dalam 5 hari berturut-turut. Data dianalisis menggunakan
uji Chi-Square, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Usia, indeks massa tubuh, dan masa kerja berhubungan
signifikan dengan tingkat keluhan nyeri otot (p<0,05). Pada kelompok
kontrol, tidak terdapat perbedaan signifikan keluhan nyeri otot antara pre-test
dan post-test (p=0,163), sedangkan pada kelompok intervensi terdapat
perbedaan signifikan keluhan nyeri otot antara pre-test dan post-test
(p=0,000). Hasil uji Mann-Whitney juga menunjukkan perbedaan
signifikan tingkat keluhan nyeri otot antara kelompok kontrol dan kelompok
intervensi pada post-test (p=0,000). Akupresur berpengaruh
terhadap penurunan tingkat keluhan nyeri otot pada pekerja proyek konstruksi di PT X Proyek
Konstruksi Gedung DPRD DIY.