Abstrak


Peran Scriptwriter pada Proses Produksi Film Dokumenter "Turonggo Seto: Gegayuhan Prajurit Boyolali"


Oleh :
Reva Renanda Alifa - V1123123 - Sekolah Vokasi

Film dokumenter “Turonggo Seto: Gegayuhan Prajurit Boyolali”, mengangkat permasalahan mengenai tantangan generasi muda di Dukuh Salam, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali dalam mempertahankan dan melestarikan warisan budaya tertua di Boyolali, yaitu tari tradisional Turonggo Seto. Tugas akhir ini bertujuan untuk memproduksi sebuah film dokumenter yang mengangkat harapan serta upaya para anggota Paguyuban Turonggo Seto dalam menumbuhkan minat generasi muda terhadap kesenian tari tradisional Turonggo Seto di tengah arus modernisasi. Dengan pendekatan faktual, film dokumenter ini akan disajikan dengan gaya partisipatoris. Proses pada film ini melalui tiga tahap yaitu, praproduksi, produksi, pascaproduksi. Dalam perannya sebagai penulis naskah memiliki tanggung jawab menyusun konsep cerita, melakukan riset, menyusun struktur narasi, merancang alur penyampaian informasi, serta menyusun naskah yang menjadi pedoman selama proses produksi agar pesan film tersampaikan dengan jelas. Pesan yang ingin disampaikan melalui film dokumenter ini adalah upaya generasi muda bersama para sesepuh dalam menjaga keberlangsungan kesenian tari tradisional Turonggo Seto melalui proses regenerasi sebagai bentuk pelestarian budaya agar tetap lestari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.