Abstrak


PENGARUH MODEL ARGUMENT DRIVEN INQUIRY (ADI) MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP KEMAMPUAN ARGUMENTASI ILMIAH SISWA KELAS V SD NEGERI SE-GUGUS DIPONEGORO


Oleh :
Budyaningtyas Viva Mahardhika - K7122070 - Fak. KIP

Budyaningtyas Viva Mahardhika. K7122070. Pembimbing: Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo, S.Pd., M.Si. PENGARUH MODEL ARGUMENT DRIVEN INQUIRY (ADI) MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP KEMAMPUAN ARGUMENTASI ILMIAH SISWA KELAS V SD NEGERI SEGUGUS DIPONEGORO. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juli 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas V pada pembelajaran IPAS. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh siswa yang masih mengalami kesulitan dalam mengemukakan pendapat, memberikan alasan yang logis, menggunakan bukti yang relevan, serta menanggapi pendapat orang lain secara ilmiah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Argument Driven Inquiry (ADI) yang dipadukan dengan pendekatan pembelajaran mendalam terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa kelas V SD Negeri se-Gugus Diponegoro. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menerapkan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Seluruh siswa kelas V SD Negeri se-Gugus Diponegoro dijadikan sebagai populasi penelitian, sedangkan sampel dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan argumentasi ilmiah berdasarkan indikator claim, warrant, backing, dan rebuttal, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample t-test, dan analisis SmartPLS. Berdasarkan hasil penelitian, model Argument Driven Inquiry (ADI) yang menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa dengan nilai signifikansi < 0,001. Rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen sebesar 84,04, sedangkan rata-rata nilai posttest kelas kontrol hanya mencapai 72,11. Analisis SmartPLS menunjukkan bahwa setiap sintaks model Argument Driven Inquiry (ADI) memberikan kontribusi terhadap indikator kemampuan argumentasi ilmiah. Dengan demikian, model Argument Driven Inquiry (ADI) menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Kata Kunci: Argumentasi ilmiah, model Argument Driven Inquiry (ADI), Pembelajaran mendalam, sekolah dasar.