Abstrak
Analisis Promosi Melalui Media Sosial Destinasi Wisata Posong di Kabupaten Temanggung
Oleh :
Ronald Artha Nugraha - V0223068 - Sekolah Vokasi
Destinasi Wisata Posong di Kabupaten Temanggung merupakan salah satu objek wisata alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi oleh pengelola masih belum berjalan secara optimal seperti ketidak konsistenan dalam mengunggah konten, strategi promosi yang belum tersusun secara sistematis, serta belum maksimalnya penggunaan berbagai platform media sosial yang tersedia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan promosi melalui media sosial pada Destinasi Wisata Posong serta mengidentifikasi upaya dan kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Destinasi Wisata Posong, Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik dan pengelola media sosial, serta studi pustaka. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis fishbone (6M), yang meliputi man, method, media, material, money, dan mother nature, untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas promosi melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola telah memanfaatkan berbagai platform media sosial, yaitu Instagram, TikTok, Facebook, WhatsApp, Twitter (X), dan Website resmi sebagai media promosi destinasi. Upaya lain yang dilakukan untuk mendukung kegiatan promosi meliputi kerja sama dengan content creator, penggunaan jasa fotografer dan videografer, serta pemanfaatan konten yang diunggah oleh pengunjung. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa media sosial telah menjadi media promosi utama bagi Destinasi Wisata Posong dan berperan penting dalam memperluas penyebaran informasi kepada calon wisatawan. Akan tetapi, efektivitas promosi masih perlu ditingkatkan melalui pengelolaan media sosial yang lebih terarah, konsisten, dan inovatif, serta perlunya penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.