Abstrak


PERANCANGAN MOTION GRAPHIC SEBAGAI MEDIA EDUKASI TENTANG MITIGASI BENCANA BANJIR BAGI GENERASI Z DI KOTA SURAKARTA


Oleh :
Shintia Alfita Furaidah - C0722141 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana banjir yang tinggi, termasuk Surakarta akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Hasil wawancara dengan BPBD Kota Surakarta menunjukkan bahwa kesiapsiagaan Generasi Z lebih banyak dimiliki masyarakat yang tinggal di sekitar sungai. Sementara itu, hasil kuesioner menunjukkan sebagian besar Generasi Z di Kota Surakarta masih panik dan belum mengetahui langkah mitigasi saat banjir. Mayoritas responden juga lebih menyukai media edukasi berbentuk video dibandingkan media lainnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang motion graphic sebagai media edukasi tentang mitigasi bencana banjir yang efektif bagi Generasi Z di Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode Design Thinking melalui lima tahapan perancangan desain. Data diperoleh melalui studi pustaka, wawancara dengan BPBD Kota Surakarta, dan penyebaran kuesioner kepada 27 responden. Strategi desain menerapkan visual storytelling dengan gaya simple dan semi realism illustration. Hasil perancangan berupa motion graphic berjudul One More Chance yang didukung media berupa poster, sticker pack, dan keychain. Berdasarkan validasi praktisi motion graphic, media dinilai layak dari aspek visual, ilustrasi, penyampaian informasi, dan kualitas audio, meskipun masih memerlukan penyempurnaan teknis pada animasi. Validasi BPBD Kota Surakarta menunjukkan bahwa materi mitigasi telah sesuai dan edukatif, sedangkan uji kepada target audiens menyatakan media layak digunakan dengan beberapa masukan pada aspek informasi dan visual. Kebaruan penelitian ini terletak pada perancangan motion graphic berbasis storytelling bagi Generasi Z dengan mengangkat konteks lokal Kota Surakarta. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai edukasi mitigasi banjir serta berpotensi meningkatkan pemahaman dan kesadaran Generasi Z terhadap mitigasi banjir nonstruktural.