Abstrak


PENERAPAN WORKPLACE STRETCHING EXERCISE UNTUK MENURUNKAN KELELAHAN KERJA SUBJEKTIF PADA PEKERJA BAGIAN DEMPUL DI PT X


Oleh :
Khairunnisa Aurel Widiya Haryanto - V8122117 - Sekolah Vokasi

Khairunnisa Aurel Widiya Haryanto, V8122117, 2026, Penerapan Workplace Stretching Exercise Untuk Menurunkan Kelelahan Kerja Subjektif Pada Pekerja Bagian Dempul Di PT X. Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Kelelahan kerja merupakan salah satu masalah penting dalam keselamatan dan Kesehatan kerja karena dapat menurunkan efektivitas dan produktivitas pekerja. Pekerja bagian dempul di PT X bekerja selama 8 jam per hari dengan posisi kerja berdiri, jongkok, membungkuk, dan berdiri kembali secara berulang mengikuti bodi kendaraan yang memiliki bentuk, lekukan, sudut, dan ketinggian yang berbeda-beda. Hasil survey awal pada 10 responden menunjukkan sekitar 50% pekerja mengalami kelelahan kategori tinggi, disertai keluhan nyeri pada beberapa bagian tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan workplace stretching exercise dalam menurunkan kelelahan kerja subjektif pada pekerja bagian dempul di PT X. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 60 pekerja tetap yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas 30 responden kelompok kontrol dan 30 responden kelompok eksperimen. Pengukuran kelelahan kerja menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Intervensi workplace stretching exercise diberikan selama 5 menit, dua kali sehari, selama 6 hari. Analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kelelahan kerja pada kelompok eksperimen menurun dari 74,97 menjadi 63,10, sedangkan pada kelompok kontrol menurun dari 75,77 menjadi 74,87. Terdapat penurunan yang signifikan pada kelompok eksperimen (p-value 0,000 < 0,05) dan perbedaan signifikan antara kedua kelompok setelah intervensi (p-value 0,000 < 0,05). Simpulan: Pemberian workplace stretching exercise berpengaruh signifikan terhadap penurunan kelelahan kerja subjektif pada pekerja bagian dempul di PT X