Abstrak
Kajian Etnolinguistik Penggunaan Bahasa Jawa dalam Tradisi Sadranan di Situs Keraton Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
Oleh :
Azzukhruf Layala - B0122017 - Fak. Ilmu Budaya
Azzukhruf Layala. B0122017. 2026. Kajian Etnolingustik Penggunaan Bahasa Jawa dalam Tradisi Sadranan di Situs Kraton Kartasura Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Skripsi : Prodi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret.Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bentuk satuan lingual yang muncul dalam tradisi sadranan di situs Keraton Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, (2) makna leksikal, makna gramatikal, dan makna kultural pada satuan lingual dalam tradisi sadranan di situs Keraton Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, (3) pola pikir yang berkembang dalam satuan lingual yang ada di tradisi sadranan di situs Keraton Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi bentuk satuan lingual apa saja yang muncul dan digunakan dalam tradisi sadranan di situs Keraton Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, (2) menjelaskan makna leksikal, makna gramatikal dan makna kultural satuan lingual dalam tradisi sadranan di situs Keraton Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, (3) mengungkap pola pikir yang berkembang dalam satuan lingual pada tradisi sadranan di situs Keraton Kartasura, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa dialog antara peneliti dengan informan yang di dalamnya terdapat data lisan berupa informasi dari istilah-istilah yang berkaitan dengan tradisi sadranan di Keraton Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, beserta konteksnya. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas tiga jenis yang saling melengkapi, yaitu peristiwa, informan dan dokumen. Metode dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga metode utama, yaitu observasi dengan teknik dasar, teknik sadap dan Teknik lanjutan teknik simak libat cakap, wawancara dan juga dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung dan teknik lanjutan teknik perluas, metode padan dengan teknik dasar pilih unsur penentu dan teknik lanjutan hubung banding menyamakan, dan metode interpretasi. Hasil analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan menjadi tiga hal, yaitu, (1) bentuk istilah yang muncul meliputi monomorfemis, polimorfemis, frasa, dan klausa. Dengan bentuk yang paling dominan digunakan yaitu monomorfemis dengan jumlah 16 data, diikuti polimorfemis sebanyak 7 data sedangkan bentuk frasa dan klausa masing-masing berjumlah 1 data, (2) terdapat makna leksikal, makna gramatikal dan makna kultural berkaitan dengan nilai yang mengajarkan untuk menghormati jasa para leluhur, (3) adanya pola pikir yang berkembang di masyarakat berkaitan dengan penghormatan kepada leluhur, kebersamaan, gotong royong dan rasa syukur.