Abstrak


PENGELOLAAN CONTENT PLANNING DALAM MENDUKUNG PROMOSI PRODUK WISATA DI D’WANGSA SOLO HOTEL SURAKARTA


Oleh :
Nurma Yuliana - V0223056 - Sekolah Vokasi

Nurma Yuliana, V0223056. 2026. Pengelolaan Content Planning dalam Mendukung Promosi Produk Wisata di D’Wangsa Solo Hotel. Program Studi Diploma Tiga Usaha Perjalanan Wisata. Sekolah Vokasi. Universitas Sebelas Maret.Perkembangan media sosial telah mendorong industri perhotelan untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi yang efektif. Salah satu strategi yang banyak diterapkan adalah pengelolaan content planning, yaitu proses pengelolaan perencanaan konten yang bertujuan menghasilkan informasi yang menarik, konsisten, dan sesuai dengan target audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan content planning dalam mendukung promosi produk wisata, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pengelolaannya, serta mengetahui solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas promosi produk wisata di D'Wangsa Solo Hotel SurakartaPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas Marketing Communication Coordinator Lorin Group Solo, Content Creator D'Wangsa Solo Hotel, dan Operational Manager D'Wangsa Solo Hotel. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan content planning di D'Wangsa Solo Hotel dilaksanakan melalui penetapan tujuan, identifikasi target audiens, perencanaan dan produksi konten, kolaborasi dengan Content Creator dan Key Opinion Leader (KOL), publikasi melalui Instagram dan TikTok, serta evaluasi berdasarkan insight media sosial. Pengelolaan tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan alat produksi, talent, koordinasi antartim, penyesuaian tren media sosial, dan persaingan promosi. Untuk mengatasinya, hotel meningkatkan koordinasi antartim, menyesuaikan konten dengan tren yang relevan, membuat konten yang lebih interaktif, melakukan evaluasi berkala, serta memperkuat kolaborasi dengan Content Creator dan KOL.Pengelolaan content planning yang terstruktur dapat memperkuat branding hotel, mendukung efektivitas promosi produk wisata, serta meningkatkan engagement media sosial.