Abstrak


NILAI – NILAI DALAM TRADISI SANGGRING KOLAK AYAM PADA MASYARAKAT DESA GUMENO KECAMATAN MANYAR KABUPATEN GRESIK


Oleh :
Rindu Rizqi Ramdhani - K4420068 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui latar belakang munculnya Tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, (2) menderkripsikan prosesi pelaksanaan Tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, serta (3) menganalisis nilai nilai yang terkandung dalam Tradisi Sanggring Kolak Ayam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Sumber data meliputi tempat dan peristiwa (pelaksanaan Tradisi Sanggring di Desa Gumeno), Informan (Kepala Desa Gumeno, ketua dan panitia pelaksana Tradisi Sanggring, dan masyarakat Desa Gumeno), dan dokumen (dokumen kepanitian serta bahan dan alat dalam Tradisi Sanggring). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan time sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Wawancara tidak tersturktu dan bertahap, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi data dan triangulasi metode. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, latar belakang munculnya Tradisi Sanggring berkaitan dengan datangnya Sunan Dalem di Desa Gumeno. Masyarakat Desa Gumeno mempercayai bahwa latar belakang Tradisi Sanggring muncul pada saat membangun masjid di Desa Gumeno Sunan Dalem jatuh sakit dan hanya dapat disembuhkan oleh Sanggring (kolak ayam) atas petunjuk ayahnya (Sunan Giri) melalui mimpi. Nama Sanggring berarti Raja yang sakit. Kedua, proses pelaksanaan Tradisi Sanggring dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan yang dilakukan dengan ziarah makam Sunan Dalem, pembentukan panitia, serta menyiapkan alat dan bahan, tahap pelaksanaan dilakukan dengan proses memasak Sanggring, pembagian sanggring, pengajian dan buka bersama, tahap terakhir penutupan dilakukan dengan membersihkan masjid dan area yang digunakan untuk pelaksanaan tradisi serta evaluasi pelaksanaan dan pembubaran panitia. Ketiga, nilai-nilai yang terdapat dalam Tradisi Sanggring pada masyarakat Desa Gumeno yaitu nilai tradisi, nilai religi, dan nilai sosial.