Abstrak
Pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum) terhadap Masa Kesegaran Bunga Potong Sedap Malam (Polianthes tuberosa L.)
Oleh :
Sabrina Syifa' Kamalia - M0420093 - Fak. MIPA
Permintaan pasar terhadap bunga potong sedap malam (Polianthes tuberosa L.) yang tinggi terkendala oleh rantai distribusi panjang sehingga bunga potong cepat layu. Kondisi tersebut berdampak pada turunnya nilai estetika dan daya jualnya. Oleh karena itu, diperlukan teknologi pascapanen yang dapat memperpanjang kesegaran bunga potong sedap malam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas pengaruh ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum) terhadap karakter morfologi, fisiologi serta masa kesegaran bunga potong sedap malam. Daun kemangi (Ocimum basilicum) dipilih karena mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, alkaloid dan tanin. Ekstrak etanol daun kemangi diketahui berpotensi dalam mencegah pertumbuhan bakteri dan fungi. Penelitian dilakasanakan pada bulan Oktober 2025 hingga April 2026 di laboratorium FMIPA UNS. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan yaitu menggunakan konsentrasi ekstrak etanol daun kemangi dengan dosis 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm. Parameter yang diamati meliputi masa kesegaran bunga (vase life), bobot susut bunga, volume larutan terserap, jumlah bunga yang rontok, persentase kemekaran bunga dan perubahan warna bunga. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak etanol daun kemangi tidak berpengaruh signifikan terhadap masa kesegaran bunga sedap malam, tetapi berpengaruh positif terhadap parameter kemekaran dan kerontokan bunga sedap malam. Perlakuan pemberian ekstrak daun kemangi 200 ppm menunjukkan kemekaran bunga paling optimal dan dapat menekan kelayuan serta kerontokan bunga sedap malam. Pemberian ekstrak daun kemangi pada larutan preservatif juga terbukti dapat menekan bobot susut bunga dan mempertahankan kondisi visual bunga selama 7 hari.