Abstrak
PENGEMBANGAN PROTOTIPE APLIKASI SMART EKSPRESI KARAKTER (PRESTER) KECERDASAN EMOSI PESERTA DIDIK TUNARUNGU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SLB NEGERI SUKOHARJO JAWA TENGAH
Oleh :
Fica Asniarno - S042208001 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)
kebutuhan peserta didik tunarungu terhadap prototipe aplikasi Smart Ekspresi
Karakter (Prester) dalam mengenali ekspresi saat berkomunikasi dengan orang
lain; (2) mengembangkan prototipe aplikasi Smart Ekspresi Karakter (Prester)
untuk mendukung kecerdasan emosi peserta didik tunarungu; dan (3) mengetahui
kelayakan prototipe aplikasi Smart Ekspresi Karakter (Prester) sebagai media
pembelajaran kecerdasan emosi peserta didik tunarungu.Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and
Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement,
and Evaluate). Subjek penelitian adalah 33 peserta didik tunarungu tingkat
Sekolah Menengah Pertama di SLB Negeri Sukoharjo, Jawa Tengah. Pengumpulan data
dilakukan melalui angket kepada peserta didik, guru, dan validator serta
wawancara terbuka kepada guru. Validasi prototipe melibatkan tiga ahli, yaitu
ahli bahasa, ahli konten atau isi, dan ahli media.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil
analisis kebutuhan memperoleh persentase sebesar 82,27% dengan kategori tinggi,
yang menunjukkan adanya kebutuhan terhadap media pembelajaran digital untuk
mendukung peserta didik tunarungu dalam mengenali dan memahami ekspresi saat
berkomunikasi; (2) prototipe aplikasi Smart Ekspresi Karakter (Prester)
dikembangkan melalui tahapan ADDIE dengan mengintegrasikan visualisasi
informasi dan ekspresi emosi berbasis karakter animasi sesuai dengan kebutuhan
pengguna; dan (3) hasil validasi dari tiga ahli memperoleh persentase sebesar
94,57% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba pengguna diperoleh rata-rata
persentase sebesar 80%.
Penelitian ini
menghasilkan prototipe aplikasi Smart Ekspresi Karakter (Prester) yang
dinyatakan sangat layak dan berpotensi mendukung pembelajaran kecerdasan emosi
peserta didik tunarungu melalui media pembelajaran digital yang sesuai dengan
kebutuhan pengguna.