Abstrak
Analisis Keterpakaian Koleksi di Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Institut Seni Indonesia Surakarta Berdasarkan Data Peminjaman Tahun 2025
Oleh :
Valentina Sekar Aulia - V1023073 - Sekolah Vokasi
Keterpakaian koleksi
merupakan indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui
tingkat pemanfaatan koleksi oleh pengguna. Analisis keterpakaian koleksi
diperlukan untuk memperoleh gambaran mengenai penggunaan koleksi di
perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intensitas
penggunaan, frekuensi penggunaan, dan jumlah koleksi yang digunakan di UPA
Perpustakaan Institut Seni Indonesia Surakarta berdasarkan teori Thomson.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui dokumentasi data transaksi peminjaman koleksi tahun
2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan koleksi cukup
tinggi pada sekelompok anggota, dengan rata-rata 9,18 kali peminjaman per
anggota, tetapi 20% anggota paling
aktif menyumbang 65,93% dari seluruh
transaksi peminjaman,
sementara tingkat ketepatan pengembalian koleksi mencapai 72,22%. Frekuensi
peminjaman mengalami perubahan setiap bulan mengikuti kalender akademik, dengan
frekuensi tertinggi terjadi pada bulan Maret 2025 sebesar 11,99%, sedangkan
frekuensi terendah terjadi pada bulan Agustus 2025 sebesar 3,7%. Jumlah koleksi
yang digunakan masih tergolong rendah, yaitu sebesar 3,39% berdasarkan judul
dan 2,62% berdasarkan eksemplar, dengan golongan klasifikasi 700 (Kesenian dan
Rekreasi) sebagai golongan dengan tingkat keterpakaian tertinggi, yaitu sebesar
79,3%.