Abstrak
Analisis Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Indeks Pembangunan Gender di Provinsi Gorontalo Tahun 2018-2024
Oleh :
Rika Vierawati - V8022108 - Sekolah Vokasi
Provinsi Gorontalo merupakan salah satu provinsi dengan capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) yang masih berada di bawah rata-rata nasional sehingga menunjukkan bahwa kesetaraan capaian pembangunan antara laki-laki dan perempuan belum tercapai secara optimal. Kondisi tersebut mengindikasikan masih adanya kesenjangan pembangunan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Gender di Provinsi Gorontalo tahun 2018-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil pemilihan model, diperoleh Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan berpengaruh positif signifikan terhadap IPG, sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) perempuan berpengaruh negatif signifikan terhadap IPG. Sementara itu, persentase penduduk miskin tidak berpengaruh signifikan terhadap IPG. Model yang diperoleh memiliki nilai Adjusted R-squared sebesar 97,84 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan akses sanitasi layak dan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja serta penurunan tingkat pengangguran perempuan berperan dalam meningkatkan IPG di Provinsi Gorontalo. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo perlu meningkatkan pemerataan akses sanitasi layak, memperluas kesempatan kerja bagi perempuan, dan mengurangi tingkat pengangguran perempuan sebagai upaya mendukung peningkatan pembangunan gender.