Abstrak
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK CALON BUPATI PADA PILKADA 2024
Oleh :
Akbar Nugroho - D0221002 - Fak. ISIP
Kajian ini bertujuan untuk
menganalisis strategi komunikasi pemasaran politik serta mengidentifikasi
faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program Calling Rober oleh Rober
Christanto dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Karanganyar tahun 2024. Calling
Rober merupakan program kampanye yang diinisiasi oleh relawan, yang
mempertemukan Rober Christanto dengan masyarakat melalui forum diskusi
informal. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara
mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Pemilihan informan dilakukan dengan
metode expert sampling untuk memperoleh data yang valid dan relevan dengan
topik penelitian. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber,
sedangkan analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis interaktif yang
mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan
verifikasi. Strategi Calling Rober
dianalisis menggunakan konsep Bauran Pemasaran 7P (Product, Price, Place,
Promotion, People, Process, dan Physical Evidence) oleh Boom & Bitner
(1981). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran
politik yang diterapkan berhasil membangun citra Rober Christanto sebagai
pemimpin yang inklusif, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini
antara lain keterlibatan aktif relawan, pemanfaatan media sosial, serta
penyusunan program yang sesuai dengan karakteristik pemilih muda. Namun
demikian, program Calling Rober juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti
keterbatasan anggaran, multitafsir terhadap konten digital, dan keterbatasan
waktu kampanye. Secara keseluruhan, Calling Rober dapat dipahami sebagai bentuk
inovasi komunikasi politik partisipatif yang efektif dalam membangun
keterhubungan antara Rober Christanto dan masyarakat Kabupaten Karanganyar.