;

Abstrak


Digital Governance dalam Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta: Analisis Technology Organization Environment (TOE)


Oleh :
Fitriana Riscadewi Warisno - S242408001 - Fak. ISIP

Pengawasan orang asing merupakan salah satu fungsi strategis keimigrasian yang perlu didukung oleh teknologi digital. Salah satu instrumen yang digunakan Direktorat Jenderal Imigrasi adalah Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), yaitu sistem pelaporan elektronik yang digunakan untuk mendukung pelaporan keberadaan orang asing oleh pengelola penginapan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi adopsi APOA pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta berdasarkan kerangka Technology Organization Environment (TOE) serta mengidentifikasi kondisi yang menjadi tantangan dalam keberhasilan adopsinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan pada institusi pelaksana dan pengguna APOA, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga dimensi TOE, yaitu Technology, Organization, dan Environment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek Technology, APOA telah tersedia dan dapat digunakan untuk mendukung pelaporan keberadaan orang asing, meskipun masih ditemukan kendala pada proses registrasi, konektivitas, dan pembacaan data tertentu. Dari aspek Organization, terdapat dukungan pimpinan dan kemampuan operator, tetapi pelatihan serta sosialisasi belum dilakukan secara berkelanjutan. Dari aspek Environment, kewajiban pelaporan telah memiliki dasar regulasi dan terdapat koordinasi lintas instansi, tetapi partisipasi penginapan belum merata. Dari total 976 penginapan di wilayah kerja Kanim Surakarta, sebanyak 56 penginapan atau 5,74% telah melakukan registrasi APOA berdasarkan data yang digunakan dalam penelitian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kewajiban penggunaan sistem belum dengan sendirinya menjamin keberhasilan adopsi; kondisi prasyarat teknologi, organisasi, dan lingkungan masih perlu diperkuat.