Abstrak
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN CBTTEKNIK THOUGHT STOPPING UNTUK MEREDUKSI SOCIALANXIETY PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 KARANGANYAR
Oleh :
Dewangga Rifki Aji Pangestu - K3122021 - Fak. KIP
Dewangga Rifki Aji Pangestu. K3122021. Pembimbing: Dr. Arif Taufiq Dani
Abdillah, S.Pd., M.Pd. EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK
PENDEKATAN CBT DENGAN TEKNIK TOUGHT STOPPING UNTUK
MEREDUKSI SOCIAL ANXIETY SISWA SMK 1 NEGERI KARANGANYAR.
Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret
Surakarta,Juni 2026
Permasalahan social anxiety pada remaja ditandai dengan rasa takut terhadap
penilaian negatif, kurang percaya diri, serta kecenderungan menghindari interaksi
sosial yang dapat menghambat perkembangan sosial dan akademik siswa. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan konseling kelompok dengan
teknik thought stopping untuk mereduksi social anxiety pada siswa kelas X SMK
Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode eksperimen semumenggunakan desain one group pretest-posttest. Subjek
penelitian berjumlah 8 siswa kelas X yang memiliki tingkat social anxiety tinggi
berdasarkan hasil penyebaran angket dan rekomendasi Guru Bimbingan dan
Konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket social anxiety
dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil
analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 97,13 mengalami
penurunan menjadi 67,88 pada hasil posttest. Selain itu, hasil analisis Ranks
menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami penurunan skor social anxiety
setelah mengikuti layanan konseling kelompok Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai
Z sebesar -2,527 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 (< 0,05), sehingga H₀
ditolak dan H₁ diterima.Konseling kelompok dengan teknik thought stopping terbukti
efektif untuk mereduksi social anxiety pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Karanganyar.
Guru Bimbingan dan Konseling disarankan untuk mengimplementasikan layanan
konseling kelompok dengan teknik thought stopping sebagai salah satu alternatif
layanan preventif dan kuratif dalam membantu siswa mengelola pikiran negatif serta
mengurangi kecemasan sosia Penelitian selanjutnya melibatkan jumlah subjek yang
lebih besar, menggunakan desain eksperimen yang lebih kuat, serta menambahkan
pengukuran follow-up untuk mengetahui keberlanjutan efektivitas layanan dalam
jangka panjang.