Abstrak
Minat Petani dalam Penerapan Pertanian Padi Organik (Studi Kasus di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri)
Oleh :
Resna Nirma Ain Nurulloh - H0419078 - Fak. Pertanian
Resna
Nirma Ain Nurulloh. H0419078. Minat Petani dalam Penerapan Pertanian Padi
Organik (Studi Kasus di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.
Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Penelitian ini
dibawah bimbingan Dr.Ir. Retno Setyowati, M.S, Putri Permatasari S.P., M.Si. Penelitian
ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat sebagian petani Desa Semagar
dalam menerapkan pertanian padi organik, meskipun sistem tersebut telah
diterapkan sejak tahun 2012 dan memberikan berbagai manfaat ekonomi maupun
lingkungan. Desa Semagar merupakan desa yang telah memiliki sertifikasi organik
LeSOS dan tergabung dalam Perkumpulan Pertanian Organik Wonoagung Wonogiri
(PPOWW). Luas lahan tersertifikasi organik mencapai 100,9 Ha dengan jumlah
petani padi organik sebanyak 305 orang. Namun, jumlah petani padi konvensional
masih lebih banyak, yaitu 657 orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa penerapan
pertanian padi organik belum merata, sehingga perlu dikaji lebih dalam mengenai
minat petani serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.Penelitian ini bertujuan mengkaji minat petani, menganalisis
faktor-faktor yang mendorong dan menghambat minat petani, serta menganalisis
upaya untuk meningkatkan minat petani dalam penerapan pertanian padi organik di
Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Metode dasar yang
digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pemilihan lokasi
dengan cara purposive di Desa Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.
Penentuan Informan dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dengan
cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis
data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Validitas data dengan
triangulasi sumber dan teknik.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa minat petani dalam
penerapan pertanian padi organik di Desa Semagar tergolong cukup baik, namun belum menyeluruh.
Faktor yang mendorong minat petani
dalam penerapan pertanian padi organik di Desa Semagar yaitu harga, kesadaran
petani, kemudahan mendapat pupuk, serta teman sebaya. Sementara itu faktor yang
menjadi penghambat adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal
sendiri muncul dari dalam diri sendiri petani, sedangkan faktor eskternalnya
yaitu tenaga kerja dan kepraktisan. Upaya yang perlu dilakukan untuk
meningkatkan minat petani dalam penerapan pertanian padi organik di Desa
Semagar, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri yaitu adanya pendampingan,
pelatihan, serta sosialisasi.