Abstrak


PENGARUH PENAMBAHAN MAGGOT (Hermetia illucens) SEGAR DALAM PAKAN TERHADAP ORGAN VISCERAL DAN LEMAK ABDOMINAL AYAM BROILER


Oleh :
Musyaffa Iqbal Ramadhan - H0522124 - Fak. Peternakan

Maggot (Hermetia illucens) merupakan salah satu serangga yang sangat potensial sebagai sumber pangan dan pakan masa depan karena tidak bersaing dengan kebutuhan manusia. Hal tersebut menjadikan maggot berpotensi sebagai bahan pakan alternatif pakan ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan maggot segar dalam pakan terhadap berat organ visceral meliputi gizzard dan usus halus (duodenum, jejunum, dan ileum) serta lemak abdominal pada ayam broiler. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2025 sampai Oktober 2025 di Laboratorium Experimental Farm Jatikuwung, Fakultas Peternakan, Universitas Sebelas Maret. Penelitian menggunakan ayam broiler strain CP-707 produksi PT. Charoen Pokphand Indonesia. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola tersarang dan menggunakan 72 ekor ayam broiler dengan 4 perlakuan, setiap perlakuan berisi 18 ekor ayam broiler yang terbagi antara jantan dan betina. Perlakuan meliputi P0 (Pakan komersial 100%); P1 (Pakan komersial 97% + maggot 3%); P2 (Pakan komersial 94% + maggot 6%); P3 (Pakan komersial 91% + maggot 9%). Analisis data menggunakan ANOVA, apabila hasil berbeda nyata (P<0,05) dilanjutkan uji Dunnet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian maggot segar sampai 9% memberikan hasil yang setara pada berat gizzard, berat dan panjang usus halus (duodenum, jejunum, dan ileum) dan berat lemak abdominal (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan maggot segar sampai 9% sebagai bahan pakan alternatif tidak menimbulkan perubahan pada organ visceral ayam broiler serta tidak menimbulkan perubahan pada deposisi lemak abdominal ayam broiler sehingga dapat digunakan sebagai bahan pakan tambahan pada pakan komersial ayam broiler.