Abstrak
ANALISIS PROGRAM MATCHMAKING ANTARA INVESTOR DAN UMKM LOKAL UNTUK MENDORONG EKONOMI INKLUSIF PADA DPMPTSP KOTA SURAKARTA
Oleh :
Jenia Dila Puspita - V0723040 - Sekolah Vokasi
Jenia Dila Puspita. V0723040. Analisis Program Matchmaking antara Investor
dan UMKM Lokal untuk Mendorong Ekonomi Inklusif pada DPMPTSP Kota
Surakarta. Program Studi Diploma III Manajemen Administrasi, Sekolah
Vokasi, Universitas Sebelas Maret, 2026.
Program matchmaking merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surakarta
sebagai upaya mempertemukan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) dengan investor atau calon mitra usaha guna mendukung pengembangan
usaha dan memperluas akses pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur
pelaksanaan program matchmaking serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi
selama pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan,
wawancara semi-terstruktur dengan Kepala Bidang Penanaman Modal, serta
dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan program. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pelaksanaan program matchmaking dilakukan melalui
beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data UMKM dari PLUT, pencarian dan
pengumpulan data investor melalui HIPMI, penentuan investor dan pola kerja
sama, persiapan dokumen dan kebutuhan kegiatan, pelaksanaan matchmaking,
hingga tercapainya kesepakatan kerja sama antara UMKM dan investor. Bentuk
kemitraan yang dihasilkan dalam pelaksanaan program berupa sistem titip jual
produk, dengan investor berperan sebagai mitra pemasaran bagi produk UMKM.
Adapun kendala yang dihadapi meliputi miskomunikasi atau kesalahpamahan
bentuk kerja sama, perbedaan kepentingan pada umkm sektor fashion, rendahnya
minat investor. Secara umum, program matchmaking telah berjalan dengan baik
dan memberikan manfaat bagi UMKM, terutama dalam memperluas peluang
kemitraan, membuka akses pemasaran, serta meningkatkan kesempatan produk
UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.