Abstrak


Dinamika Peran Ganda Perempuan Gen Z Dalam Keluarga Generasi Sandwich


Oleh :
Intan Syifa Nurkhasanah - D0322052 - Fak. ISIP

Saat ini banyak perempuan Gen Z yang belum menikah namun sudah menjalankan peran ganda dalam keluarga generasi sandwich, menanggung tanggung jawab publik sekaligus domestik secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika peran ganda tersebut, mengidentifikasi dampaknya, dan menggali harapan serta strategi informan untuk kehidupan selanjutnya. Penelitian dilakukan di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Informan dipilih dengan purposive sampling, terdiri dari informan perempuan Gen Z, informan laki-laki sebagai pembanding, dan informan triangulasi dari keluarga serta teman dekat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, divalidasi lewat triangulasi sumber, dan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menggunakan teori performativitas gender Judith Butler, fungsionalisme struktural Robert K. Merton, dan fungsionalisme struktural Talcott Parsons untuk menjawab tiga rumusan masalah yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan peran ganda muncul bukan hanya karena kebutuhan ekonomi, tetapi juga kebiasaan dan nilai keluarga yang membuatnya terasa wajar, meski sebagian informan mulai menyadari peran itu lahir dari konstruksi sosial. Dampak yang paling banyak dirasakan adalah kelelahan fisik, berkurangnya waktu bersosialisasi, serta tertundanya pendidikan dan karier. Pada strategi dan harapan, ditemukan keempat fungsi AGIL yaitu adaptasi ada di pembagian atau realokasi tanggung jawab, pencapaian tujuan dapat dilihat dari syarat kesiapan sebelum menikah, integrasi yang ditemukan pada proses komunikasi dan negosiasi keluarga, dan pemeliharaan pola terlihat pada keinginan memutus rantai generasi sandwich ke generasi berikutnya.