Abstrak
MODEL FUZZY INFERENCE SYSTEM MAMDANI DAN KAPLAN-MEIER UNTUK MENGANALISIS DAYA TAHAN VIDEO DI FOR YOU PAGE TIKTOK
Oleh :
Nita Kusuma Putri - M0122074 - Fak. MIPA
Pada era digital saat ini, TikTok menjadi salah satu platform media sosial yang banyak digunakan, termasuk di Indonesia. Salah satu fitur utamanya adalah For You Page (FYP ) yang menampilkan rekomendasi video kepada pengguna berdasarkan berbagai karakteristik dan interaksi pengguna. Berbagai karakteristik video mampu memengaruhi keterlibatan pengguna dan penyebaran video, sehingga diperlukan analisis untuk mengetahui daya tahan video pada FYP. FIS Mamdani digunakan untuk menilai daya tahan video berdasarkan karakteristik konten, sedangkan analisis survival Kaplan-Meier digunakan untuk mengukur daya tahan aktual video berdasarkan pertumbuhan views. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengombinasikan kedua metode tersebut dalam menganalisis daya tahan video pada FYP TikTok.Penelitian ini bertujuan menerapkan FIS Mamdani untuk menilai daya tahan video TikTok berdasarkan karakteristik konten serta mengukur daya tahan aktual video menggunakan analisis survival Kaplan-Meier. Data yang digunakan berupa video TikTok yang diamati selama tiga puluh hari. Variabel input pada FIS Mamdani meliputi jenis konten, sound, dan durasi video, sedangkan variabel output yang dihasilkan berupa nilai daya tahan video. Selanjutnya, daya tahan aktual dianalisis berdasarkan pertumbuhan harian (growth) jumlah views dengan menggunakan Median Growth Rate (MGR) sebesar 20.000 sebagai batas untuk menentukan kondisi event dan censoring. Hasil FIS Mamdani dan daya tahan aktual berdasarkan Kaplan-Meier kemudian divalidasi untuk mengetahui kesesuaian keduanya menggunakan korelasi Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa V1 dengan kombinasi jenis konten tren, reused sound, dan berdurasi pendek memiliki nilai daya tahan tertinggi sebesar 88, 66 dengan kategori sangat lama, sedangkan V8 dengan kombinasi jenis konten ciri khas, original sound, dan berdurasi panjang memiliki nilai daya tahan terendah dengan kategori singkat. Berdasarkan analisis Kaplan-Meier, V1 memiliki daya tahan aktual paling baik karena selama periode pengamatan tiga puluh hari pertumbuhan views-nya masih berada di atas batas MGR, sehingga seluruh data pengamatan berada dalam kondisi censoring. Sebaliknya, V8 mengalami penurunan pertumbuhan views lebih cepat sehingga memiliki daya tahan aktual paling singkat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa video dengan nilai defuzzifikasi yang lebih tinggi cenderung memiliki daya tahan aktual yang lebih baik. Korelasi Spearman Rank sebesar 0, 8303 menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara hasil FIS Mamdani dan daya tahan aktual menggunakan analisis Kaplan-Meier. Dengan demikian, FIS Mamdani mampu digunakan untuk memberikan penilaian daya tahan video berdasarkan karakteristik konten, sedangkan Kaplan-Meier mampu digunakan untuk mengukur daya tahan aktual video berdasarkan pola pertumbuhan views pada FYP TikTok.