Abstrak
FORMULASI BUMBU INSTAN NASI GORENG BERBASIS LEMI RAJUNGAN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TEMPE DAN TEPUNG JAMUR TIRAM SEBAGAI SUMBER UMAMI ALAMI
Oleh :
Dimas Wahyu Andika - V1823022 - Sekolah Vokasi
Nasi goreng merupakan salah satu makanan populer di Indonesia yang
memiliki cita rasa gurih dan aroma khas sehingga banyak digemari oleh
masyarakat. Pengembangan bumbu instan nasi goreng berbasis lemi rajungan
menjadi salah satu alternatif pemanfaatan hasil samping pengolahan rajungan yang
berpotensi memberikan cita rasa seafood dan umami alami. Penambahan tepung
tempe dan tepung jamur tiram dilakukan sebagai sumber senyawa pembentuk rasa
gurih, terutama asam amino bebas yang berkontribusi terhadap karakteristik rasa
umami pada produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula
terbaik berdasarkan tingkat kesukaan panelis, serta karakteristik kimia bumbu
instan nasi goreng berbasis lemi rajungan dengan penambahan tepung tempe dan
tepung jamur tiram. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan beberapa variasi formulasi penambahan tepung tempe dan tepung
jamur tiram pada bumbu instan nasi goreng f0 tanpa penambahan, f1 penambahan
tepung jamur, f2 penambahan tepung tempe, f3 penambahan tepung jamur dan
tepung tempe, f4 tanpa penambahan. Tahapan proses produksi meliputi pembuatan
bubuk lemi rajungan, penimbangan bahan, pencampuran bahan sesuai formulasi,
pengeringan, penggilingan, dan pengemasan produk. Analisis yang dilakukan
meliputi uji sensoris terhadap parameter warna, aroma, rasa, tekstur, dan overall
(keseluruhan) menggunakan metode uji hedonik, serta analisis kimia yang meliputi
kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, dan kandungan
asam glutamat sebagai indikator pembentuk rasa umami. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa yang terpilih merupakan f3 variasi penambahan tepung tempe
dan tepung jamur tiram berpengaruh terhadap karakteristik sensoris bumbu instan
nasi goreng lemi rajungan. Produk bumbu instan nasi goreng berbasis lemi rajungan
dengan penambahan tepung tempe dan tepung jamur tiram berpotensi
dikembangkan sebagai produk pangan praktis dengan cita rasa umami alami dan
nilai tambah dari pemanfaatan bahan lokal.