Abstrak
INOVASI KERUPUK OPAK DENGAN SUBTITUSI UBI JALAR UNGU SEBAGAI PEWARNA ALAMI DAN SUMBER SERAT PANGAN
Oleh :
Isnaeni Priyanti - V1823078 - Sekolah Vokasi
Opak merupakan
salah satu makanan tradisional Indonesia yang umumnya berbahan dasar singkong.
Inovasi produk dilakukan melalui subtitusi ubi jalar ungu sebagai upaya
meningkatkan nilai gizi serta memberikan warna alami yang lebih menarik. Ubi
jalar ungu mengandung antosianin yang berperan sebagai antioksidan serta
memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan bahan konvensional.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pembuatan, formula
terbaik, karakteristik kimia, dan analisis ekonomi. Penelitian ini menggunakan
3 formula, dengan perbandingan F1= 80% singkong : 20% ubi ungu, F2= 60%
singkong : 40% ubi ungu, dan F3= 40% singkong : 60% ubi ungu. Pembuatan kerupuk
opak dengan subtitusi ubi ungu dimulai dengan persiapan alat dan bahan,
pengupasan, pencucian, penirisan, pemarutan, penimbangan, penghalusan bumbu.
Pencampuran semua bahan, pengadukan (pengulenan), pembentukan, pengukukusan
adonan selama ±5 menit, pemindahan dalam
wadah, penjemuran selama 2-3 hari, penggorengan, pengemasan. Formula terbaik
yang didapatkan yaitu F1 (80% singkong : 20% ubi ungu), dengan hasil dari
analisis sensoris dengen parameter warna 3,37; aroma 3,35; rasa 3,39; tekstur
3,46; dan overall 4,03. Pada analisis kimia didapatkan hasil untuk formula
terbaik, yaitu 3,98%; kadar abu 1,70%; kadar lemak 17,04%; kadar protein 1,65%;
kadar karbohidrat 75,62%; kadar serat pangan 3,39%. Pada inovasi kerupuk opak
dengan subtitusi ubi ungu sebagai pewarna alami dan sumber serat pangan ini
layak dijalankan dengan harga pokok Rp.4787,00; dengan harga jual sebesar
Rp.7.500; dengan Break Event Point (BEP) sebesar Rp.4.787, balik modal dalam
waktu 5 bulan. Nilai NPV sebesar Rp.165.523.949,92, IRR sebesar 222,50%, dan
B/C Ratio sebesar 1,56. Produk opak ubi ungu ini terbukti layak berdasarkan
analisis ekonomi.