Abstrak
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN DAMPAK RADIASI CESIUM-137 DI CIKANDE, SERANG, BANTEN TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT PADA MEDIA ONLINE KOMPAS.COM PERIODE SEPTEMBER-OKTOBER 2025
Oleh :
Daraninggar Nirmala Putri - D0221019 - Fak. ISIP
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media online Kompas.com periode September-Oktober 2025
membingkai berita tentang dampak radiasi Cs-137 di Cikande, Serang, Banten
terhadap kesehatan masyarakat dan memberikan informasi seputar dampak radiasi
Cs-137. Secara teoritis,
penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian
komunikasi massa, terutama dalam ranah analisis framing. Secara praktis,
penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi praktisi media,
terutama bagi redaksi Kompas.com, dalam menyajikan isu-isu sensitif seperti
radiasi dan kesehatan publik secara lebih proporsional, akurat, dan berimbang. Dalam penelitian ini, objek material
yang digunakan adalah pemberitaan pada media online Kompas.com. Adapun
kajian analisis dalam penelitian ini adalah berita-berita yang memuat informasi
mengenai dampak radiasi Cesium-137. Analisis data dalam penelitian kualitatif.
Model framing Entman dipilih karena mampu memperlihatkan bagaimana media
membentuk makna melalui cara mereka mendefinisikan masalah, menentukan
penyebab, membuat penilaian moral, dan memberikan solusi.Berita
pertama dari kompas.com
tersebut menekankan tahapan
edukasi dan konstruksi awal radiasi tentang bahayanya radiasi bagi kesehatan
dan lingkungan. Berita kedua, ketiga, dan keempat menekankan bahaya paparan Cs-137 bagi kesehatan, tetapi masih terkendali. Berita kelima, keenam, ketujuh, kedelapan, dan kesembilan lebih
menekankan paparan Cs-137 sebagai ancaman kesehatan yang serius.
Kesimpulannya, framing yang dimuat pada pemberitaan Kompas.com
ditunjukkan melalui penekanan pada dampak terhadap manusia, penggunaan sumber
ahli dan lembaga resmi, serta penyajian informasi yang edukatif dan hati-hati. Framing
tersebut dapat dipahami sebagai cerminan visi dan misi Kompas.com yang
berorientasi pada kepentingan publik, mengedepankan aspek kemanusiaan, dan
menerapkan kehati-hatian dalam memberitakan isu sensitif. Temuan ini juga
sejalan dengan rekam jejak Kompas yang dikenal melalui praktik "jurnalisme
kepiting", kecenderungan pemberitaan Kompas.com pada isu-isu risiko publik
sebelumnya, serta hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa Kompas.com
cenderung membangun pemberitaan yang humanis, berbasis sumber kredibel, dan
tidak sensasional.