Abstrak


Kajian Hubungan Tegangan dan Regangan pada Beton Normal dengan Steel Slag sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus


Oleh :
Mohamad Zhafir Nabilah - I0119107 - Fak. Teknik

Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang membangun. Seiring dengan perkembangan suatu negara yang berdampak pada peningkatan kebutuhan material beton konstruksi seperti semen, agregat alami dan material lainnya menjadi faktor utama dalam mendorong proses Pembangunan dan pemerataan suatu daerah. Pada sisi lain, perkembangan industrialisasi yang secara tidak langsung menimbulkan banyaknya limbah industri dalam hal ini limbah berupa steel slag atau terak baja yang merupakan limbah padat yang hanya tertumpuk di lahan pembuangan industri sehingga dapat mencemari  lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, pada penelitian ini memanfaatkan limbah steel slag  sebagai pengganti Sebagian agregat halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi penambahan steel slag dengan kadar 0%; 15%; 17,5%; 20% dan 22,5% dari berat agregat halus terhadap nilai tegangan dan regangan pada beton normal serta mendeskripsikan hasil hubungan tegangan dan regangan pada beton normal.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan benda uji silinder ukuran 15 cm x 30 cm dengan jumlah sampel sebanyak 3 benda uji tiap variasi penambahan steel slag sebanyak 0%, 15%, 17,5%, 20% dan 22,5% sebagai pengganti Sebagian agregat halus dengan kode sampel SS 0%, SS 15%, SS 17,5%, SS 20% dan SS 22,5%. Total sampel beton sebanyak 15 benda uji yang dilakukan pengujian kuat tekan beton dengan alat Compression Testing Machine Digital dan Analog pada umur beton 28 hari. Berdasarkan pengujian tersebut didapatkan nilai kuat tekan beton dan hubungan tegangan-regangan beton saat proses pembebanan. Hasil pengujian tegangan beton normal dengan variasi penambahan steel slag 0%; 15%; 17,5%; 20% dan 22,5% masing-masing adalah 19,16 MPa; 20,52 MPa; 21,82 MPa; 23,16 MPa dan 20,60 MPa. Regangan beton normal dengan variasi penambahan steel slag 0%; 15%; 17,5%; 20% dan 22,5% masing-masing adalah 0,0020; 0,0026; 0,0026; 0,0029 dan 0,0024. Nilai maksimum hasil uji hubungan tegangan dan regangan pada beton dengan variasi penambahan steel slag berada pada kadar steel slag 20% dari berat Sebagian agregat halus dengan nilai tegangan sebesar 23,16 MPa dan nilai regangan sebesar 0,0029.