Abstrak


PERANCANGAN KOMIK MANGAEDUKASI TENTANG PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL DI DUNIA DIGITAL UNTUK REMAJA SMA


Oleh :
Kinanty Nur Fathiyya Ragata - C0722079 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

Meningkatnya penggunaan internet dan media sosial di kalangan remaja SMA membuka risiko pelecehan seksual digital yang semakin marak, termasuk cyber grooming, cyber harassment, dan pelanggaran privasi. Data UNESCO menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja di Asia Pasifik pernah mengalami pelecehan daring, sementara pemahaman remaja terhadap isu ini masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang komik manga edukasi sebagai media literasi visual yang efektif dalam menyampaikan informasi pencegahan pelecehan seksual digital kepada remaja SMA. Perancangan menggunakan model Research & Development PPE (Planning, Production, Evaluation) dari Richey dan Klein (2007). Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi visual terhadap komik edukasi yang telah ada, serta wawancara semi terstruktur dengan remaja. Analisis makna visual dilakukan melalui tiga lapisan, yakni denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil perancangan berupa komik manga bergaya visual Jepang yang diadaptasi dalam konteks budaya lokal Indonesia, diterbitkan dalam bentuk cetak dan digital melalui platform Tapas. Komik ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman remaja tentang konsep consent, mengenali berbagai bentuk pelecehan seksual digital, serta mendorong keberanian mereka untuk melindungi diri dan melapor apabila mengalami pelecehan di dunia maya.