Abstrak
Analisis Adverse Drug Reactions pada Pasien Kemoterapi Regimen Ifosfamide-Mesna di RSUD DR. Moewardi Surakarta
Oleh :
Innaiyah Octaviani - V3723028 - Sekolah Vokasi
Kasus kanker di Indonesia, berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI
tahun 2024, terdapat setidaknya 4.444 kasus yang ditemukan dan sekitar 80%
berada pada tahap lanjut. Kasus kanker payudara sebagai jenis yang paling banyak
ditemukan. Salah satu metode terapi yang paling sering digunakan dalam
penanganan kanker adalah kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
tingkat keparahan efek samping obat (Adverse Drug Reactions) serta hubungan
efek samping tersebut dengan faktor risiko pada pasien yang menjalani kemoterapi
kombinasi ifosfamid–mesna di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan
pengambilan data metode purposive sampling melalui kuesioner dan rekam medis.
Penelitian dilakukan terhadap 39 pasien kemoterapi rawat inap dan rawat jalan yang
telah di inklusi regimen ifosfamid-mesna dan eksklusi salah satunya yaitu penyakit
penyerta gangguan gastrointestinal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
SPSS yaitu uji chi-square dengan tingkat signifikansi 5% untuk menilai hubungan
antarvariabel. Selanjutnya, analisis multivariat dilakukan menggunakan regresi
logistik untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian efek
samping.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian ADRs paling banyak berupa
mual sebesar 87,18% dengan tingkat keparahan grade 1 (85%) dan grade 2 (15%).
Muntah terjadi pada 58,98% pasien (grade 1), kerontokan rambut 30,77% (grade
2), kelelahan 82,05% (grade 1), demam 7,69% (grade 1), sakit punggung 17,95%
(grade 1), serta konstipasi 30,77% (grade 1). Analisis faktor karakteristik pasien
menunjukkan bahwa jenis kelamin memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian
ADRs (p-value= 0,013 dan Exp(B) = 31,913). Jenis kanker dan jumlah siklus
kemoterapi juga menunjukkan hubungan signifikan, sedangkan usia dan
komorbiditas tidak berhubungan signifikan dengan kejadian ADRs.