Abstrak


PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN, DANEFIKASI DIRI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PADASISWA SMA/SMK DI SURAKARTA


Oleh :
Muhammad Nabil Firmansyah - K7622079 - Fak. KIP

Perilaku konsumtif di kalangan siswa SMA/SMK semakin mengkhawatirkan di era digital, di mana media sosial mendorong pola konsumsi berlebihan. Data (OJK, 2024) menunjukan rentan literasi keuangan pada remaja kelompok umur 15-17 sebesar 51,68% jauh dibawah rata-rata orang dewasa. Kondisi ini berpotensi menjadikan siswa rentan terhadap pola konsumtif dan tidak irasional. Penelitian ini bertujuan menguji kontribusi pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan efikasi diri baik secara parsial maupun simultan terhadap perilaku konsumtif siswa SMA/SMK di Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi mencakup siswa kelas X dan XI SMA/SMK di Surakarta. Jumlah sampel yang didapat sejumlah 476 responden, diperoleh melalui teknik multistage cluster sampling berdasarkan rumus Cochran (1997). Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 1–5 yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil pengujian membuktikan bahwa: (1) Pengetahuan keuangan berpengaruh negatif secara signifikan atas perilaku konsumtif (|????hitung|17,123 > ????tabel1,966; sig 0,000 < 0,05); (2) sikap keuangan berpengaruh negatif secara signifikan atas perilaku konsumtif (|????hitung|14,263 > ????tabel1,966; sig 0,000 < 0,05); (3) efikasi diri berpengaruh negatif secara signifikan atas perilaku konsumtif (|????hitung|13,916 > ????tabel1,966; sig 0,000 < 0,05); (4) pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan efikasi diri secara simultan memicu dampak negatif signifikan atas perilaku konsumtif (????hitung3009,794 > ????tabel2,63; sig 0,000 < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan efikasi diri baik secara parsial maupun simultan berperan nyata dalam menekan perilaku konsumtif siswa SMA/SMK di Surakarta.