Abstrak
Prarancangan Pabrik Benzil Alkohol dari Benzil Klorida dan Air
Oleh :
Rana Fadhilah - I0521080 - Fak. Teknik
Rana
Fadhilah, Yessica Jihan Eliza, 2026, Prarancangan Pabrik Benzil Alkohol dari
Benzil Klorida dan Air Kapasitas 20.000 Ton/Tahun, Program Studi Sarjana Teknik
Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret.
Benzil alkohol (C₆H₅CH₂OH) merupakan salah satu bahan kimia yang banyak
digunakan sebagai pelarut, bahan tambahan dalam formulasi farmasi, kosmetik,
pengawet, dan turunan aromatik. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan
mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, pabrik benzil alkohol
dirancang dengan kapasitas 20.000 ton/tahun di Desa Samangraya, Cilegon,
Banten. Setiap 1 kg benzil alkohol 99% membutuhkan 1,28 kg benzil klorida (C₆H₅CH₂Cl),
2,13 kg air (H2O),
dan 0,005 kg toluena (C7H8).
Selain menghasilkan benzil alkohol 99% sebagai produk utama, proses ini juga
menghasilkan 0,025 kg benzil alkohol 95% (C₆H₅CH₂OH) dan 2,39 kg asam
klorida (HCl) 15% sebagai produk samping.
Proses produksi benzil alkohol dilakukan melalui reaksi hidrolisis
benzil klorida dengan air. Reaksi berlangsung dalam dua Reaktor Alir Tangki
Berpengaduk (RATB) yang disusun seri pada suhu 130°C dan tekanan 10 bar dengan
konversi 85%. Reaksi ini bersifat endotermis, isothermal dan non-adiabatis. Produk
keluaran reaktor didinginkan dan dialirkan menuju dekanter untuk memisahkan
fase organik dan fase air. Fase
organik dimurnikan dalam menara distilasi untuk menghasilkan produk utama
benzil alkohol 99%. Selanjutnya fase air diumpankan ke extractor
untuk mengambil benzil alkohol terlarut dengan menggunakan toluene. Kemudian,
keluaran extractor dialirkan ke dekanter untuk memisahkan kembali fase
organik dan fase air. Fase organik dimurnikan dalam menara distilasi untuk menghasilkan
produk samping benzil alkohol 95%. Fase air dari dekanter menghasilkan produk
samping berupa larutan HCl 15%.
Saat memproduksi 1 kg produk meliputi pengadaan air sebesar 0,042 m3/kg,
saturated steam (220 °C) sebesar 1,80 kg/kg, udara
tekan (4,05 bar) sebesar 0,019 m3/kg, energi listrik sebesar 0,053
kWh, serta bahan bakar untuk boiler 0,131 L/kg dan HSD sebesar 0,010
L/kg produk. Pabrik berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan
struktur organisasi line and staff serta jumlah tenaga kerja sebanyak 174
orang. Prarancangan pabrik benzil alkohol dari benzil klorida dan air juga
sudah dilakukan analisis keselamatan melalui software ALOHA untuk
menganalisis dampak lingkungan jika ada kebocoran pada tangki penyimpanan benzil
klorida dan benzil alkohol. Pabrik ini juga didukung dengan laboratorium untuk
mengontrol mutu bahan baku, produk, dan air sesuai dengan spesifikasi.
Hasil analisis ekonomi menunjukkan nilai Pay Back Period (PBP)
selama 1,9 tahun, Rate of Return on Investment (ROROI) sebesar 57,47%, Discounted
Pay Back Period (DPBP) selama 2,55 tahun, Internal Rate of Return (IRR)
sebesar 21,54%. Break Even Point (BEP) sebesar 45,04% dan Shut Down
Point (SDP) sebesar 16,65%. Berdasarkan analisis teknis, keselamatan, dan
ekonomi, pabrik ini layak untuk didirikan.