Abstrak
PENERAPAN E-MODUL WIX BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR FISIKA DI KELAS X E10 SMA NEGERI 1 SURAKARTA
Oleh :
Hanifa Masrura - K2322036 - Fak. KIP
Hanifa Masrura. K2322036. Pembimbing: Dr. Daru Wahyuningsih, S.Si, M.Pd. PENERAPAN E-MODUL WIX BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR FISIKA DI KELAS X E10 SMA NEGERI 1 SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juli 2026. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Fisika di kelas X E10 SMA Negeri 1 Surakarta melalui penggunaan E-Modul Wix berbasis model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif, dan dilaksanakan dalam dua siklus tindakan pada materi Energi Terbarukan. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas X E10 SMA Negeri 1 Surakarta. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data motivasi belajar siswa, data aktivitas pembelajaran, dan data dokumentasi. Sumber data diperoleh dari siswa dan dokumen dan proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Teknik uji validitas data yang digunakan yaitu triangulasi data dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan E-Modul Wix berbasis model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar Fisika siswa secara bertahap pada setiap siklus. Hasil observasi awal pratindakan menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik kelas X E10 masih rendah, yang ditandai dengan kurangnya antusiasme, keaktifan dalam diskusi, inisiatif bertanya dan menjawab, serta kecenderungan pasif selama pembelajaran ketika guru mata pelajaran fisika menggunakan metode ceramah dengan media PowerPoint. Pada tahap prasiklus, persentase siswa kategori termotivasi dan sangat termotivasi hanya sebesar 52,78%. Pada siklus I, setelah diterapkan E-Modul Wix berbasis PBL pada materi konsep dan sumber energi terbarukan dengan pembagian 4 kelompok belajar, persentase siswa termotivasi dan sangat termotivasi sebesar 66,67%, namun belum memenuhi indikator capaian penelitian sebesar 75%. Hasil observasi pada siklus I juga menunjukkan aktivitas guru berada pada kategori cukup terlaksana sebesar 50% dan aktivitas siswa pada kategori cukup aktif sebesar 43,30%. Berdasarkan hasil refleksi, dilakukan perbaikan pada siklus II berupa penyesuaian jumlah kelompok belajar menjadi 7 kelompok yang lebih kecil serta optimalisasi pengelolaan kelas oleh guru pada materi dampak positif dan negatif energi terbarukan. Hasil pada siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan persentase siswa termotivasi dan sangat termotivasi sebesar 83,33%, yang berarti telah melampaui indikator capaian penelitian. Peningkatan tersebut diiringi oleh peningkatan hasil observasi aktivitas guru menjadi kategori terlaksana sangat baik sebesar 87,50% dan aktivitas siswa menjadi kategori aktif sebesar 80%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan E-Modul Wix berbasis model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar Fisika di kelas X E10 SMA Negeri 1 Surakarta, sehingga tindakan tidak perlu dilanjutkan pada siklus berikutnya.