Abstrak
PERAN PRODUSER DALAM PEMBUATAN FILM DOKUMENTER
Oleh :
Tsabbit Qulubana 'aladiinika - V1123138 - Sekolah Vokasi
Kirab Tebu Manten merupakan salah satu tradisi yang termasuk dalam
Warisan Budaya Tak Benda yang masih dilestarikan oleh pabrik gula dan
pabrik spiritus Madukismo. Tradisi ini masih dijalankan sebagai simbol rasa
syukur dan doa agar proses penggilingan tebu berjalan dengan lancar.
Namun, masih ada beberapa masyarakat yang beranggapan bahwa tradisi ini
berkaitan dengan hal - hal mistis, sehingga makna filosofis dan nilai
budayanya belum sepenuhnya dipahami. Berdasarkan kondisi tersebut, film
dokumenter "Asa Di Balik Gilingan" diproduksi untuk memberikan
informasi yang faktual mengenai sejarah, makna, dan pelaksanaan Kirab
Tebu Manten, sekaligus menjadi media edukasi dalam melestarikan budaya
lokal kepada masyarakat luas.Dalam proses produksi, penulis berperan sebagai produser yang bertanggung
jawab terhadap perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan seluruh
tahapan produksi. Tugas produser meliputi penyusunan konsep produksi,
pengelolaan anggaran, penyusunan jadwal, hingga pengawasan proses
pengambilan gambar dan pascaproduksi. Seluruh proses produksi
dilaksanakan melalui tahapan praproduksi, produksi dan pascaproduksi
dengan mengedepankan komunikasi, serta kerjasama tim agar produksi
berjalan dengan baik sesuai rencana.
Hasil produksi berupa film dokumenter berjudul “Asa Di Balik Gilingan”
yang menyajikan informasi mengenai sejarah, makna, dan pelaksanaan
Kirab Tebu Manten secara menarik dan informatif. Film dokumenter ini
diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat luas bahwa
tradisi ini merupakan wujud rasa syukur dan harapan atau doa, bukan ritual
yang berkaitan dengan hal – hal mistis. Dengan demikian, peran produser
dalam film dokumenter ini menjadi faktor penting dalam mengkoordinasikan
seluruh proses produksi sehingga tujuan penyampaian informasi dan
penyajian film dokumenter ini dapat tercapai dengan optimal.