Abstrak


ANALISIS MANAGING MARKETING COMMUNICATION PADA SWISS-BELHOTEL SOLO


Oleh :
Adela Varayunia Wibawa - V1623001 - Sekolah Vokasi

Persaingan industri perhotelan di Kota Solo yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk mengelola komunikasi pemasaran secara terencana agar penyampaian informasi mengenai produk dan layanan dapat dilakukan secara tepat kepada konsumen. Dalam pelaksanaan marketing communication di Swiss-Belhotel Solo, masih ditemukan beberapa aspek yang dapat dikembangkan, seperti implementasi Content Strategy 7 Pillars yang belum diterapkan secara optimal, perencanaan konten yang belum terstruktur, serta perlunya pengelolaan konten yang lebih terencana sesuai dengan tahapan managing marketing communication. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan managing marketing communication, mengevaluasi pelaksanaan komunikasi pemasaran, serta merumuskan inovasi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan komunikasi pemasaran di Swiss-Belhotel Solo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan Public Relations Manager, dan dokumentasi selama periode magang Agustus 2025 hingga Februari 2026. Proses pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai penerapan kegiatan marketing communication di Swiss-Belhotel Solo. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan kerangka teori marketing communication yang dikemukakan oleh Kotler et al. (2022).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Swiss-Belhotel Solo telah menerapkan managing marketing communication melalui tahapan identifying the audience, setting the objectives, crafting the message, deciding on the media, developing the creative approach, dan measuring performance. Dalam pelaksanaannya, Swiss-Belhotel Solo memanfaatkan berbagai communication media mix, yaitu advertising, digital and social media communication, mobile communication, direct marketing, event and experiences, word of mouth, public relations, personal selling, dan packaging. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, yaitu penerapan Content Strategy 7 Pillars yang belum optimal, perencanaan konten yang belum terstruktur, serta adanya gangguan (noise) dalam proses komunikasi pemasaran. Berdasarkan hasil penelitian, inovasi yang dapat dilakukan dalam pengelolaan komunikasi pemasaran Swiss-Belhotel Solo adalah penyusunan content planner berbasis Content Strategy 7 Pillars, weekly content calendar, serta content plan yang disesuaikan dengan tahapan managing marketing communication untuk mendukung pengelolaan konten yang lebih terarah dan konsisten.