Abstrak
PELATIHAN SENI LUKIS ANAK BERBASIS PENDEKATAN EKSPRESI BEBAS MENGGUNAKAN MEDIA PAYUNG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK -PADA SANGGAR CINDELARAS DI BAKI SUKOHARJO
Oleh :
Amalia Putri Andani - K3219008 - Fak. KIP
Amalia Putri Andani, K3219008. Pembimbing : Esterica
Yunianti, S.Pd., M.Pd. PELATIHAN SENI LUKIS ANAK BERBASIS PENDEKATAN
EKSPRESI BEBAS MENGGUNAKAN MEDIA PAYUNG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS
ANAK PADA SANGGAR CINDELARAS DI BAKI SUKOHARJO. Skripsi, Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. 2026.
Tujuan penelitian (1)
mendeskripsikan pelatihan seni lukis anak dengan media payung berbasis
pendekatan ekspresi bebas yang meliputi komponen pelatihan (tujuan, metode,
media, instruktur, dan evaluasi) pada Sanggar Cindelaras di Baki, Sukoharjo;
(2) menganalisis visualisasi karya seni lukis anak dengan media payung berbasis
pendekatan ekspresi bebas meliputi unsur, prinsip, sifat, dan bentuk
kreativitas anak pada Sanggar Cindelaras di Baki, Sukoharjo. Penelitian ini
merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus
tunggal yang terpancang di Sanggar Cindelaras dan dilakukan selama bulan
Juli-Agustus 2024. Sumber data penelitian meliputi peristiwa pelaksanaan
pelatihan, informan yaitu Ibu Triana Wahyu Dina Wati selaku pemilik Sanggar
Cindelaras, peserta pelatihan yaitu Alya Devina Maryam, Claretta Adelia
Lituhayu, Hasna Dwi Azalia, Ulfatun Nafiisah, Muhammad Rajj Salman, Naomi
Ayunda, serta dokumen berupa foto kegiatan dan hasil karya peserta pelatihan.
Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik uji validitas
data menggunakan triangulasi sumber dan review informant. Teknik
analisis data menggunakan model analisis mengalir. Hasil penelitian sebagai
berikut. Pertama, pelatihan ini melewati 8 tahap yang meliputi tahap
persiapan alat dan bahan, tahap penentuan metode, tahap perancangan tujuan
pelatihan, tahap pendaftaran, tahap penjelasan sebelum pelatihan, tahap
pelaksanaan pelatihan, tahap pemberian umpan balik dari hasil pelatihan dan
tahap evaluasi pelatihan. Kedua, pelatihan ini memiliki enam komponen
yaitu, tujuan, materi, media, metode, instruktur atau pelatih, dan evaluasi.