Abstrak
Aplikasi Zeolit dan Pupuk Kandang di Tanah Alfisol Jumantono terhadap Ketersediaan dan Serapan NPK serta Pertumbuhan Kacang Tanah
Oleh :
Aisyah Puspitasari - H0219002 - Fak. Pertanian
Permasalahan pada tanah alfisol yaitu rendahnya ketersediaan hara yang
dapat diatasi dengan peningkatan ketersediaan unsur hara melalui penambahan
pupuk ataupun bahan pembenah tanah. Tanaman kacang tanah membutuhkan unsur
hara dalam jumlah cukup sehingga membutuhkan pemupukan baik organik maupun
anorganik. Rendahnya hara dalam tanah alfisol dan pupuk kandang sapi yang
memiliki pelepasan hara yang lambat sehingga beresiko kehilangan hara akibat
pencucian apabila tidak diimbangi dengan pembenah hara yang tepat, sehingga
dalam penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hara dalam tanah alfisol untuk
mendukung produksi tanaman kacang tanah di tanah alfisol Jumantono dengan
mengoptimalkan ketersediaan dan retensi hara NPK dari pupuk kandang sapi dan
zeolit sebagai pembenah tanah.
Penelitian dilakukan dengan metode ekperimental dengan percobaan lapang
dan analisis labolatorium menggunakan rancangan acak kelompok lengkap
(RAKL) dengan 2 faktor, yaitu zeolite dan pupuk kandang sehingga didapatkan 16
kombinasi unit perlakuan dengan 3 kali perlakuan. Perlakuan merupakan kombinasi
zeolit (0,3,6, dan 9 ton/ha) dan pupuk kandang (0, 2,5, 5, 7,5 ton/ha). Parameter
yang diamati pertumbuhan tanaman, serapan N, serapan P, serapan K, pH, Corganik, KTK, kejenuhan basa, N total tanah, P tersedia tanah, dan K tersedia tanah.
Analisis data menggunakan ANOVA (Analysis of Variance), uji DMRT taraf 5%,
uji korelasi, dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi
perlakuan zeolit dan pupuk kandang berpengaruh nyata dan meningkatkan
pertumbuhan tanaman pada 3 MST – 4 MST, serapan N, serapan P, serapan K, pH,
C-organik, KTK, kejenuhan basa, N total tanah, P tersedia tanah, dan K tersedia
tanah.