Abstrak


HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KESIAPAN GURU SEKOLAH TINGKAT DASAR DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI KABUPATEN BOYOLALI


Oleh :
Kinanthi Elma Hidayati - K5122046 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kesiapan guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh guru sekolah dasar negeri dan swasta di Kabupaten Boyolali yang memiliki peserta didik berkebutuhan khusus, berjumlah 526 orang. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5%, sehingga diperoleh 228 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala efikasi diri dan skala kesiapan guru berbentuk skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 27, karena data penelitian tidak berdistribusi normal dan tidak memenuhi asumsi linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri guru berada pada kategori sedang, sedangkan kesiapan guru berada pada kategori rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,853 dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001 (p < 0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan sangat kuat antara efikasi diri dengan kesiapan guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di Kabupaten Boyolali, dengan kontribusi efikasi diri terhadap kesiapan guru sebesar 72,76%. Semakin tinggi efikasi diri guru, semakin tinggi pula kesiapannya dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif.