Abstrak


ANALISIS STRUKTUR PASAR DAN PERKEMBANGAN EKSPOR KOMODITAS REMPAH UNGGULAN INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT


Oleh :
Pratama Galih Saputro - H0822116 - Fak. Pertanian

Perdagangan internasional memegang peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan ekspor, dan Indonesia sebagai salah satu negara penghasil rempah terbesar dunia memiliki potensi besar di pasar internasional. Lada, cengkeh, dan kayu manis merupakan tiga komoditas rempah unggulan Indonesia yang menunjukkan perkembangan beragam di pasar Amerika Serikat selama periode 1995-2024 sehingga perlu dikaji secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren ekspor, faktor-faktor yang memengaruhi ekspor, struktur pasar, dan perbandingan kinerja ekspor ketiga komoditas tersebut di pasar Amerika Serikat. Metode dasar penelitian adalah deskriptif analitis dengan data sekunder deret waktu tahun 1995-2024 dari Food and Agriculture Organization, World Bank, dan sumber pendukung lainnya. Analisis data meliputi regresi linear sederhana untuk tren, regresi linear berganda untuk faktor-faktor yang memengaruhi ekspor, analisis struktur pasar menggunakan pangsa pasar, Hirschman Herfindahl Index, dan Concentration Ratio empat negara terbesar, serta perbandingan komprehensif kinerja ekspor ketiga komoditas secara holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga komoditas memiliki dinamika yang berbeda di pasar Amerika Serikat. Dari sisi tren ekspor, lada mengalami penurunan, sedangkan cengkeh dan kayu manis mengalami peningkatan. Dari sisi faktor-faktor yang memengaruhi, pada lada variabel nilai tukar berpengaruh signifikan negatif dan luas panen berpengaruh signifikan positif. Pada cengkeh, variabel nilai tukar berpengaruh signifikan positif. Pada kayu manis, variabel luas panen berpengaruh signifikan positif. Harga ekspor dan produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap ketiga komoditas unggulan tersebut di pasar Amerika Serikat. Dari sisi struktur pasar, seluruh HHI ketiga komoditas termasuk kategori sangat terkonsentrasi struktur pasar oligopoli ketat, dan seluruh CR4 ketiga komoditas termasuk kategori oligopoli kuat mendekati monopoli dengan tingkat konsentrasi pasar tinggi, di mana kayu manis memiliki konsentrasi paling tinggi diikuti oleh lada dan cengkeh. Dari sisi perbandingan kinerja, posisi Indonesia di pasar Amerika Serikat menunjukkan tiga pola yang berbeda, yaitu kemunduran pada lada, transformasi positif menjadi eksportir utama pada cengkeh, dan dominasi yang tetap bertahan meskipun mengalami erosi pada kayu manis. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekspor ketiga komoditas unggulan Indonesia ke pasar Amerika Serikat perlu disesuaikan secara spesifik. Pada lada, diperlukan stabilisasi nilai tukar dan peningkatan efisiensi biaya produksi untuk mengembalikan daya saing. Pada cengkeh, keberlanjutan produksi dan diversifikasi produk olahan perlu diperkuat untuk mempertahankan posisi sebagai eksportir utama. Pada kayu manis, peningkatan produktivitas lahan, penguatan standarisasi, dan pengembangan produk bernilai tambah diperlukan untuk mempertahankan dominasi pasar.