Abstrak


Peran Riset dan Penulis Naskah di Balik Terciptanya Film “Sembogo: Restu Ing Pusaka”


Oleh :
Mareta Galuh Ayuningtyas - V1123076 - Sekolah Vokasi

Tradisi Sembogo merupakan tradisi tata rias pengantin, yang merupakan salah satu warisan budaya lokal yang mengandung nilai historis, sosial, spiritual dan filosofis bagi masyarakat Jawa, dan perlu didokumentasikan agar tetap dikenal oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Film dokumenter dipilih sebagai media dokumentasi dan edukasi, yang merekam fakta sekaligus menyampaikan makna tradisi yang terkandung di dalamnya kepada masyarakat. Karya tugas akhir ini bertujuan untuk mendokumentasikan Tradisi Sembogo secara faktual, sistematis, dan informatif sebagai upaya pelestarian budaya.Dalam proyek pembuatan film dokumenter ini, penulis berperan sebagai riset dan penulis naskah yang bertanggung jawab melakukan studi pustaka, observasi lapangan, wawancara dengan budayawan, akademisi, dan tokoh adat/masyarakat, mengumpulkan data pendukung, serta menyusun alur cerita dan naskah dokumenter berdasarkan hasil riset. Keseluruhan data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan naskah yang sesuai dengan fakta di lapangan dan mudah dipahami oleh penonton. Naskah yang dihasilkan disusun dengan pendekatan ekspositori yang mengombinasikan narasi, hasil wawancara, dan visual peristiwa, sehingga mampu menyampaikan informasi secara runtut, objektif dan menarik.Selanjutnya, hasil penulisan naskah menjadi pedoman dalam proses pembuatan film dokumenter, yang meliputi tahap praproduksi, produksi dan pascaproduksi. Film dokumenter “Sembogo: Restu ing Pusaka” menyajikan sejarah, rangkaian prosesi, makna simbolik, serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Sembogo. Film dokumenter ini diharapkan dapat menjadi media dokumentasi, edukasi, dan pelestarian budaya lokal, sekaligus dapat menumbuhkan dan meningkatkan apresiasi serta kesadaran masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya.