;

Abstrak


Pengembangan Web Pembelajaran IPA Etnosains Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP


Oleh :
Dita Mey Rahmah - S832208003 - Fak. KIP

Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik SMP pada pembelajaran IPA masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang belum sepenuhnya melibatkan peserta didik secara aktif serta belum mengintegrasikan potensi budaya lokal dan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan web pembelajaran IPA etnosains berbasis discovery learning yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar serta kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP. Penelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) yang meliputi tahapan identifikasi dan analisis masalah, perancangan dan pengembangan solusi, siklus pengujian, serta refleksi untuk menghasilkan dan menyempurnakan produk pembelajaran secara berkelanjutan. Produk yang dikembangkan berupa web pembelajaran berbantuan Google Sites yang mengintegrasikan materi IPA dengan etnosains kesenian Dongkrek. Kelayakan produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket respons guru dan peserta didik. Uji efektivitas dilakukan menggunakan desain pretest-posttest control group pada peserta didik kelas VIII MTsN 5 dan MTsN 7 Madiun. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa web pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan penilaian para ahli, memperoleh respons sangat baik dari guru maupun peserta didik, serta efektif meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Pembelajaran melalui tahapan discovery learning memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan eksplorasi, menemukan konsep secara mandiri, mengolah informasi, memverifikasi hasil, dan menarik generalisasi sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Dengan demikian, web pembelajaran IPA etnosains berbasis discovery learning layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk mendukung implementasi pembelajaran IPA yang kontekstual, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21.