Abstrak


Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Stuktur Balok Metode Job Safety Analysis (JSA) Dan Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Risiko (IBPR) di Proyek Pembangunan SMP Negeri 22 Surakarta


Oleh :
Nina Yuli Saputri - V4223052 - Sekolah Vokasi

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi karena setiap tahapan pekerjaan memiliki potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja, serta menentukan rekomendasi pengendalian risiko pada pekerjaan struktur balok Proyek Pembangunan Ruang Kelas SMP Negeri 22 Surakarta menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan parameter Likelihood dan Severity dengan mengacu pada AS/NZS 4360:2004 Risk Management menggunakan Risk Matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya pada pekerjaan pembesian, bekisting, dan pengecoran balok meliputi tertusuk besi tulangan, terkena mesin pemotong, tangan terjepit bekisting, terjatuh dari ketinggian, terpeleset, dan terkena percikan beton. Hasil penilaian risiko menunjukkan sebagian besar aktivitas berada pada kategori Medium Risk, sedangkan beberapa aktivitas termasuk kategori High Risk. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan Hierarchy of Control, yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Dengan demikian, metode JSA efektif digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menentukan tingkat risiko, dan mendukung peningkatan penerapan K3 pada pekerjaan struktur balok.