Abstrak
Analisis Pengaruh Usia, Tingkat Pendidikan, dan Aksesibilitas Geografis terhadap Ketidakcapaian Target Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Pacitan
Oleh :
Aryaafi Krisdianto - V8022026 - Sekolah Vokasi
Identitas Kependudukan Digital atau IKD merupakan inovasi pelayanan publik berbasis e-government di Indonesia. Capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Pacitan tercatat sebesar 4,21%, yang masih tertinggal dari target nasional sebesar 30%. Ketidakcapaian target ini diduga dipengaruhi oleh faktor demografi individu seperti usia dan tingkat pendidikan yang berkaitan dengan teori kesenjangan digital tingkat dua, serta faktor eksternal berupa aksesibilitas geografis yang merujuk pada teori peluruhan jarak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia, tingkat pendidikan, dan aksesibilitas geografis secara simultan maupun parsial terhadap ketidakcapaian target aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Pacitan. Penelitian kuantitatif asosiatif ini menggunakan data primer dari kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden di enam kecamatan terpilih dengan teknik purposive sampling dan disproportional stratified random sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi logistik biner. Secara simultan, variabel usia, tingkat pendidikan, dan aksesibilitas geografis berpengaruh signifikan terhadap ketidakcapaian target aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Secara parsial, variabel usia berpengaruh signifikan dan memiliki arah hubungan positif, yang menunjukkan bahwa semakin bertambah usia responden, maka semakin tinggi peluang ketidakcapaian target aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Variabel tingkat pendidikan berpengaruh signifikan dan memiliki arah hubungan negatif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan responden, maka akan semakin menurunkan peluang ketidakcapaian target aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Variabel aksesibiltias geografis berpengaruh signifikan dan memiliki arah hubungan positif, yang menunjukkan bahwa, semakin bertambahnya jarak responden ke pelayanan, maka semakin meningkatkan peluang ketidakcapaian target aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Nagelkerke R-Square sebesar 42,1% menunjukkan kontribusi moderat variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen.