Abstrak
Budidaya Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dengan Penambahan Jagung Giling sebagai Sumber Nutrisi pada Media Baglog
Oleh :
Nia Dwi Angraini Puspaningrum - V4123069 - Sekolah Vokasi
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan prospek pengembangan yang cukup baik. Keberhasilan budidaya jamur tiram dipengaruhi oleh kualitas media baglog dan ketersediaan nutrisi yang mendukung pertumbuhan miselium serta pembentukan tubuh buah. Kegiatan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui proses budidaya dan hasil produksi jamur tiram dengan penambahan jagung giling sebagai sumber nutrisi pada media baglog serta mengetahui kelayakan ekonominya. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan media, pembuatan baglog, sterilisasi, inokulasi bibit, inkubasi, pemeliharaan, dan pemanenan. Pengamatan dilakukan terhadap hasil produksi dan analisis usahatani dan kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa produksi jamur tiram pada panen pertama bulan ketiga mencapai total 14 kg, dengan hasil pada minggu pertama sebesar 800 gram, minggu kedua 1,4 kg, minggu ketiga 2,8 kg, minggu keempat 5,4 kg, dan minggu kelima 3,6 kg. Produksi tertinggi diperoleh pada minggu keempat sebesar 5,4 kg. Hasil analisis ekonomi menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp347.557 dengan penerimaan sebesar Rp453.800 dan keuntungan sebesar Rp106.243. Nilai R/C ratio sebesar 1,30 dan B/C ratio sebesar 0,30 menunjukkan bahwa usaha budidaya jamur tiram dengan penambahan jagung giling pada media baglog menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Penambahan jagung giling berpotensi digunakan sebagai sumber nutrisi tambahan pada media baglog untuk mendukung pertumbuhan dan produksi jamur tiram.