Abstrak
Implementasi Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai Upaya Digitalisasi Administrasi Kependudukan di Kelurahan Jayengan Kota Surakarta
Oleh :
Widhi Nugrahaeni Banov Putri - V8022135 - Sekolah Vokasi
Rendahnya capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kelurahan Jayengan, yang merupakan capaian terendah di Kecamatan Serengan, menunjukkan bahwa implementasi program digitalisasi administrasi kependudukan belum berjalan optimal. Kondisi tersebut mendorong perlunya kajian mengenai implementasi IKD serta faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya capaian aktivasi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya capaian aktivasi IKD di Kelurahan Jayengan Kota Surakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi nonpartisipatif, dan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman dengan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IKD di Kelurahan Jayengan belum terlaksana secara optimal. Dimensi komunikasi belum efektif karena sosialisasi dan penyampaian informasi belum menjangkau seluruh masyarakat. Pada dimensi sumber daya masih terdapat keterbatasan jumlah petugas, kepemilikan telepon seluler yang sesuai dengan spesifikasi aplikasi IKD, serta gangguan sistem yang memengaruhi proses aktivasi. Sementara itu, dimensi disposisi dan struktur birokrasi telah mendukung implementasi melalui komitmen aparatur, penerapan standar operasional prosedur, serta koordinasi yang baik antara Kelurahan Jayengan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Oleh karena itu, peningkatan sosialisasi yang lebih terarah dan penguatan sumber daya diperlukan untuk meningkatkan capaian aktivasi IKD.