Abstrak
Penyusunan Paket Wisata Tematik Geopark sebagai Upaya Pengembangan Produk Wisata di Kabupaten Kebumen
Oleh :
Anida Handayani - V0223011 - Sekolah Vokasi
Anida Handayani,
V0223011, 2026. Penyusunan Paket Wisata Tematik Geopark sebagai Upaya
Pengembangan Produk Wisata di Kabupaten Kebumen. Program Studi Diploma III
Usaha Perjalanan Wisata, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret Surakarta.Geopark
Kebumen resmi ditetapkan UNESCO sebagai UNESCO Global Geopark pada April
2025, dengan kekayaan geologi, biologi, dan budaya yang besar. Namun, paket
wisata yang tersedia saat ini masih bersifat umum, belum terstruktur, dan belum
mencerminkan karakteristik geopark yang mengedepankan konservasi, edukasi, dan
ekonomi masyarakat, sehingga potensi wisata yang ada belum dimanfaatkan secara
optimal.Penelitian
ini bertujuan untuk menyusun rancangan paket wisata tematik geopark, mengetahui
komponen pendukung dalam penyusunan paket wisata, dan mengetahui kendala serta
solusi dalam penyusunan paket wisata di Geopark Kebumen. Penelitian menggunakan
metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, berfokus
pada kawasan Karangsambung dan Karangbolong. Komponen pendukung pada setiap
destinasi dianalisis menggunakan pendekatan 4A (Attraction, Accessibility,
Amenities, Ancillary Services).Hasil
penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan paket wisata tematik Geopark
dilakukan melalui tahapan observasi lapangan, identifikasi destinasi, analisis
komponen pendukung menggunakan pendekatan 4A, penyusunan itinerary, distribution
of time, perhitungan tour quotation, dan media promosi sehingga
menghasilkan produk paket wisata tematik Geotrail Kebumen – Jejak
Samudera Purba, paket wisata 2 hari 1 malam yang mengintegrasikan enam
destinasi (Galeri Geopark, Watukelir, Gunung Parang, Pentulu Indah, Gua Petruk,
dan Sagara View of Karangbolong) dalam satu narasi geologi, dengan
aktivitas geotrekking, caving, dan camping untuk 15 peserta. Komponen
pendukung dengan analisis 4A menunjukkan keenam destinasi memiliki daya tarik
kuat namun masih terdapat beberapa keterbatasan pada aspek amenitas dan
aksesibilitas, terutama di Watukelir dan Gunung Parang. Kendala utama meliputi
perbedaan sarana-prasarana antar destinasi, sulitnya mengintegrasikan
karakteristik geologi yang beragam, serta tantangan menyampaikan nilai edukasi
kepada wisatawan yang beragam latar belakangnya.
Paket
wisata tematik berbasis narasi geologi ini dapat menjadi solusi dalam
mengoptimalkan potensi Geopark Kebumen serta menjadi masukan bagi Badan
Pengelola Geopark Kebumen dalam pengembangan produk wisata yang edukatif dan
berkelanjutan.