;

Abstrak


Strategi Pengembangan UMKM Pengolahan Ikan di Kota Tegal Menggunakan Analisis Delphi-ISM-Analisis Prospektif


Oleh :
Iffan Izzul Haq - S642402002 - Sekolah Pascasarjana

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pengolahan ikan di Kota Tegal menghadapi kesenjangan produksi dibandingkan usaha berskala besar, meskipun mendominasi pada jumlah unit usaha dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pengembangan UMKM pengolahan ikan di Kota Tegal. Metodologi penelitian terdiri atas tiga fase: (1) validasi faktor relevan menggunakan metode Delphi dua putaran dengan 10 key informant; (2) pengembangan model hirarkis menggunakan analisis Interpretive Structural Modelling (ISM) dan analisis prospektif; serta (3) penyusunan strategi pengembangan. Berdasarkan 24 faktor awal dalam dimensi ekonomi, lingkungan, sosial, kelembagaan, teknologi, dan inklusivitas, proses Delphi menghasilkan 20 faktor relevan yang memenuhi ambang batas konsensus Average Percentage of Majority Opinions (APMO) dan stabilitas Coefficient Variance (CV). Analisis ISM dan analisis prospektif menunjukkan struktur hierarki empat tingkatan. Tingkat 1 dan tingkat 2 merupakan kategori dependent yang memiliki driving power rendah dan dependence power tinggi. Tingkat ini berisi kelompok faktor yang cenderung dipengaruhi oleh faktor di bawahnya. Tingkat 3 dikategorikan sebagai linkage yang memiliki driving power tinggi dan dependence power yang tinggi pula. Pada tingkat 4, kelompok faktor dikategorikan sebagai independent karena memiliki driving power tinggi dan dependence power yang rendah. Selanjutnya, peneliti merumuskan 14 alternatif strategi berdasarkan hasil analisis ISM dan analisis prospektif dan dilanjutkan dengan FGD yang menghasilkan tiga horizon waktu dengan tingkat prioritas berbeda. Temuan penelitian berkontribusi pada pencapaian SDGs ke-8 (Decent Work and Economic Growth) dan ke-9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pendekatan pengembangan UMKM yang berbasis prioritas dan berkelanjutan secara multidimensi.