Abstrak


Analisis Strategi Komunikasi Dalam Mendukung Pemahaman Peserta Program Nyalagames di Nyalanesia


Oleh :
Raditya Bagus Maheswara - V0723061 - Sekolah Vokasi

 ABSTRAK Raditya Bagus Maheswara. V0723061. Analisis Strategi Komunikasi dalam Mendukung Pemahaman Peserta Program Nyalaigames di Nyalanesia. Program Studi Diploma III Manajemen Administrasi. Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret. 2026.Program Nyalagames merupakan program pembelajaran berbasis Game Based Learning yang diselenggarakan oleh PT Nyala Masadepan Indonesia untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kualitas platform yang digunakan, tetapi juga oleh analisis strategi komunikasi yang diterapkan dalam menyampaikan informasi kepada peserta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dalam mendukung pemahaman peserta Program Nyalagames, mengidentifikasi hambatan komunikasi yang dihadapi, serta mengetahui upaya perbaikan yang dilakukan oleh penyelenggara program. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas Project Manager Program Nyalagames, Tim Program Nyalagames, guru koordinator sekolah, dan siswa peserta Program Nyalagames. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dengan membandingkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan dalam Program Nyalagames secara umum telah berjalan cukup efektif tetapi belum optimal. Hal tersebut ditunjukkan melalui perencanaan komunikasi yang sistematis, penyusunan pesan yang jelas, pemanfaatan media komunikasi digital seperti WhatsApp, poster digital, video tutorial, dan platform Nyalakademi, serta adanya komunikasi dua arah melalui pemberian umpan balik kepada peserta. Efektivitas komunikasi dievaluasi berdasarkan lima indikator, yaitu kejelasan pesan, ketepatan media, ketepatan waktu, umpan balik, dan pemahaman peserta. Meskipun demikian, penelitian masih menemukan beberapa hambatan berupa hambatan teknis, hambatan semantik, dan hambatan manusiawi yang memengaruhi pemahaman sebagian peserta. Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, diperlukan penyederhanaan bahasa pada pesan, penguatan pendampingan kepada peserta, serta pengembangan layanan chatbot atau respons otomatis sebagai media pendukung komunikasi agar proses penyampaian informasi dan pemberian umpan balik dapat berlangsung lebih cepat, konsisten, dan efektif.