Abstrak


PENGARUH LITERASI KEUANGAN DIGITAL TERHADAP PERENCANAAN PENSIUN DENGAN PERILAKU MENABUNG DIGITAL SEBAGAI MEDIASI PADA GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS


Oleh :
Enjelita Noraeni - K7622042 - Fak. KIP

Perencanaan pensiun menjadi isu yang semakin penting seiring dengan meningkatnya populasi lanjut usia dan rendahnya kesiapan finansial masyarakat dalam menghadapi masa pensiun. Kondisi tersebut juga terjadi pada guru Sekolah Menengah Atas yang memerlukan perencanaan pensiun yang matang untuk mencapai kesejahteraan finansial pada masa pensiun. Peningkatan penggunaan layanan keuangan digital telah mengubah cara masyarakat dalam mengelola keuangan, termasuk dalam mempersiapkan kebutuhan finansial pada masa pensiun. Namun, kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital belum sepenuhnya diikuti dengan kemampuan memahami informasi keuangan dan membentuk perilaku menabung yang mendukung perencanaan pensiun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji bahwa: (1) literasi keuangan digital berpengaruh terhadap perencanaan pensiun guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Surakarta, (2) literasi keuangan digital berpengaruh terhadap perilaku menabung digital guru SMA di Kota Surakarta, (3) perilaku menabung digital berpengaruh terhadap perencanaan pensiun guru SMA di Kota Surakarta, dan (4) perilaku menabung digital memediasi hubungan antara literasi keuangan digital dan perencanaan pensiun. Sampel penelitian berjumlah 200 guru SMA negeri dan swasta di Kota Surakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Formulir dan kuesioner cetak. Uji validitas menggunakan Convergent Validity dan Discriminant Validity, uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha dan Composite Reliability. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji multikolinearitas, uji goodness of fit, dan analisis regresi hierarki dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan pensiun, (2) literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung digital, (3) perilaku menabung digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan pensiun, dan (4) perilaku menabung digital memediasi secara parsial hubungan antara literasi keuangan digital dan perencanaan pensiun. Literasi keuangan digital dan perilaku menabung digital berperan dalam meningkatkan perencanaan pensiun guru. Penelitian ini memperkaya kajian behavioral finance dengan membuktikan peran mediasi perilaku menabung digital pada hubungan literasi keuangan digital dan perencanaan pensiun dalam kalangan guru Sekolah Menengah Atas.