Abstrak
STRATEGI PEMERINTAH KOTA SURAKARTA DALAM PENGEMBANGAN SILVER ECONOMY UNTUK PEMBERDAYAAN LANJUT USIA PRODUKTIF DALAM MENGHADAPI AGEING POPULATION
Oleh :
Lanang Geger Prakoso - V8022066 - Sekolah Vokasi
Fenomena penuaan penduduk (ageing population) di Kota Surakarta
ditandai dengan meningkatnya proporsi lansia dari 12,10% pada 2020 menjadi
15,36% pada 2024. Tanpa strategi yang tepat, kondisi ini berisiko meningkatkan
rasio ketergantungan dan menimbulkan permasalahan kesejahteraan lansia.
Sementara itu kajian akademik mengenai strategi Pemerintah Kota dalam
mengembangkan silver economy di tingkat lokal masih belum banyak dilakukan.
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Pemerintah Kota Surakarta dalam
mengembangkan silver economy untuk pemberdayaan lansia produktif serta faktor
pendorong dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan
empat narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Sosial,
Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surakarta, didukung
observasi non-partisipatif, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data dianalisis
menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta dikaji melalui lima
indikator strategi Geoff Mulgan. Hasil penelitian menunjukkan strategi Pemerintah
Kota Surakarta dalam pengembangan silver economy untuk pemberdayaan lansia
berdasarkan lima indikator strategi belum berjalan efektif, program Sekolah Lansia,
layanan kesehatan, dan pelatihan kerja masih berorientasi pada kesejahteraan sosial
dan belum diarahkan khusus pada pemberdayaan ekonomi lansia. Faktor pendorong
meliputi meningkatnya jumlah lansia, tersedianya program pemberdayaan yang
telah berjalan, serta tingginya antusiasme lansia, sedangkan faktor penghambat
meliputi belum dijadikannya silver economy sebagai prioritas pembangunan,
keterbatasan anggaran, serta belum optimalnya peluang ekonomi bagi lansia
produktif. Strategi Pemerintah Kota Surakarta masih berfokus pada pemenuhan hak
dasar lansia. Diperlukan penetapan silver economy sebagai prioritas kebijakan,
dukungan anggaran, program pemberdayaan, serta rencana aksi untuk
penyempurnaan strategi secara berkelanjutan.