Abstrak
TAQTHI’ DAN MAKNA RELIGIUSITAS DALAM DIWAN IMAM SYAFI’I QAFIYAH MĪM
Oleh :
Sevira Dewi Hasna Wulandari - B0522065 - Fak. Ilmu Budaya
Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis taqthi' pada bait-bait Diwan Imam Syafi'i Qafiyah
Mīm serta mengungkap nilai-nilai religiusitas yang terkandung di dalamnya
melalui kajian semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan
pendekatan ilmu 'arudh untuk menganalisis struktur metrum syi’r, teori semiotika Charles
Sanders Peirce dengan model triadiknya (representamen, objek, interpretant),
serta teori religiusitas Glock dan Stark untuk mengklasifikasikan dimensi
keberagamaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui studi pustaka dan simak-catat. Data penelitian berupa
lima syi’r dalam Diwan Imam Syafi'i Qafiyah Mīm, yaitu Majdu-l-'Ilmi,
Tsalātsu Muhlikāt, Az-Zinā Dainun, Yā Hātikā Churumar-Rijāl,
dan Qad Balawtuka.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa taqthi' dalam Syi’r Diwan Imam Syafi'i berpola zichaf al-'ashab
dan idhmar, dan pola taqthi' ini berkorelasi dengan jenis bachr
yang digunakan, yaitu Bachr wāfir dan Bachr kāmil. Selanjutnya,
makna religiusitas yang ditemukan berdasarkan penerapan teori Glock dan Stark
serta Charles Sanders Peirce diklasifikasikan ke dalam dimensi keyakinan,
pengalaman, dan konsekuensi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai
religiusitas dalam Diwan Imam Syafi'i Qafiyah Mīm diarahkan pada
berbagai persoalan keagamaan yang meliputi keutamaan ilmu sebagai penentu
kemuliaan diri, kepastian balasan atas setiap perbuatan, serta pentingnya
menjaga kehormatan diri dan sesama. Dengan demikian, syi’r dalam teks ini tidak hanya berfungsi sebagai
perangkat estetik sastra Arab klasik, tetapi juga sebagai sarana penyampaian
ajaran moral dan spiritual yang membentuk kesadaran keagamaan pembacanya.